TIM BK MTsN 2 PROBOLINGGO PERKUAT PEMBINAAN KEPUTRIAN SISWI KELAS VIII
Usai Salat Dhuha, Siswi Mengikuti Pembinaan Khusus di Aula 2 Kampus 2
Pajarakan — Tim Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 2 Probolinggo menggelar Pembinaan Keputrian bagi siswi kelas VIII, Jumat (2/10/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai setelah pelaksanaan salat Dhuha di Aula 2 (Lokal Utara), Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo.
Pembinaan tersebut menjadi bagian dari layanan BK yang memberikan ruang khusus bagi siswi untuk memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan perkembangan mereka. Kegiatan diarahkan pada penguatan karakter, tanggung jawab, kedisiplinan, etika pergaulan, serta pemahaman diri dalam menjalani kehidupan sebagai pelajar.
Khusus siswi kelas VIII, setelah mengikuti salat Dhuha, mereka langsung menuju Aula 2 Kampus 2 untuk mengikuti pembinaan keputrian. Dengan demikian, peserta tidak mengikuti kegiatan istighosah yang berlangsung pada waktu yang sama.
BK Hadir sebagai Ruang Pendampingan
Pembinaan keputrian tidak sekadar menjadi agenda khusus bagi siswi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara peserta didik dan Tim BK. Materi pembinaan dapat diarahkan pada berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja, termasuk pengembangan kepercayaan diri, pengelolaan emosi, hubungan sosial, etika berkomunikasi, tanggung jawab belajar, serta pembentukan sikap positif.
Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., mengatakan layanan BK memiliki peran penting dalam mendampingi perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
“Pembinaan keputrian merupakan bagian dari pendampingan siswa. Madrasah ingin memastikan bahwa siswi tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, tanggung jawab, dan kemampuan memahami dirinya dengan baik,” ujar Ernawiyadi.
Menurutnya, ruang pembinaan yang terarah membantu siswa menghadapi berbagai dinamika kehidupan remaja dengan pendampingan yang tepat.
“Anak-anak membutuhkan ruang untuk mendapatkan informasi, berdiskusi, dan memperoleh arahan. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan secara edukatif, terbuka, dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik,” tambahnya.
Kesiswaan Dorong Pembinaan yang Konsisten
Waka Bidang Kesiswaan Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., menilai pembinaan keputrian menjadi salah satu bentuk perhatian madrasah terhadap kebutuhan perkembangan siswi.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup diberikan melalui pembelajaran di kelas. Pendampingan juga perlu hadir melalui kegiatan yang dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik.
“Siswi membutuhkan ruang pembinaan yang memungkinkan mereka mendapatkan arahan sekaligus belajar memahami tanggung jawabnya sebagai pelajar. Pembinaan keputrian menjadi salah satu sarana untuk membangun sikap disiplin, percaya diri, santun, dan bertanggung jawab,” jelas Erma.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan suasana pembinaan yang nyaman sehingga siswi dapat mengikuti kegiatan secara aktif.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi. Ketika siswa merasa nyaman untuk berdiskusi, guru dapat lebih mudah memberikan pendampingan sesuai kebutuhan mereka,” tuturnya.
Usai Dhuha, Beralih ke Ruang Pembinaan
Pengaturan kegiatan dilakukan secara khusus bagi siswi kelas VIII. Setelah menyelesaikan salat Dhuha, mereka langsung diarahkan menuju Aula 2 Lokal Utara/Kampus 2 untuk mengikuti pembinaan keputrian.
Pengaturan tersebut membuat kegiatan berjalan sesuai agenda masing-masing tanpa mengurangi kesempatan siswa mengikuti pembinaan keagamaan dan layanan BK.
Tim BK memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan materi yang relevan dengan kehidupan siswi sebagai pelajar. Pendekatan pembinaan diarahkan agar siswa mampu mengenali potensi diri, menjaga sikap dalam pergaulan, membangun komunikasi yang sehat, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Bagi madrasah, kegiatan keputrian menjadi bagian dari pola pembinaan yang menempatkan peserta didik sebagai individu yang terus berkembang dan membutuhkan pendampingan pada setiap tahap pendidikannya.
Pembinaan yang berlangsung di Aula 2 Kampus 2 tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara layanan BK dan bidang kesiswaan dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara akademik, sosial, dan karakter.
Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout & Design: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer & Editor: Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Fahira Kaila Fauziah TAKLUKKAN ARENA PENCAK SILAT, MTsN 2 PROBOLINGGO RAIH JUARA 1
Siswi Kelas VIIE Tampil di Kejurkab Open Pencak Silat IPSI Probolinggo 2026 PROBOLINGGO — Prestasi olahraga kembali ditorehkan siswa MTsN 2 Probolinggo. Fahira Kaila Fauziah, sis
KREATIVITAS DIGITAL RANA AQILAH TANZELA TEMBUS PODIUM WIN CENTER COMPETITION
Siswi MTsN 2 Probolinggo Raih Juara Harapan 1 Kategori Poster Digital Pajarakan — Kreativitas digital siswa MTsN 2 Probolinggo kembali mencatat prestasi. Rana Aqilah Tanzela berh
BUKAN SEKADAR LAGA, FUTSAL MTsN 2 PROBOLINGGO TEMPA SOLIDITAS JELANG PORSENI 2026
Hadapi SMPIT Permata Kraksaan, Tim Madahesa Uji Kekompakan dan Kesiapan Bertanding Pajarakan — Persiapan menuju PORSENI 2026 terus dilakukan tim futsal MTsN 2 Probolinggo. Salah
JUMAT ISTIGHOSAH, MTsN 2 PROBOLINGGO KUATKAN PEMBINAAN SPIRITUAL SISWA
Seluruh Siswa Kelas VII, VIII, dan IX Ikuti Istighosah Bersama di Dua Kampus Pajarakan — Suasana Jumat pagi di MTsN 2 Probolinggo diisi dengan kegiatan Jumat Istighosah, Jumat (2
MENCARI JEJAK PENDIDIKAN LANJUTAN, SMA KEMALA TARUNA BHAYANGKARA SAMBANGI MTsN 2 PROBOLINGGO
Siswa Kelas IX Diperkenalkan pada Jalur PPDB dan Profil Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara Gunung Sindur Pajarakan — Siswa kelas IX MTsN 2 Probolinggo mendapat informasi langsung
