• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

ORABA PMR MTsN 2 Probolinggo Bekali Anggota Baru dengan Kepalangmerahan, Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Permainan Edukatif

Pajarakan, 8 Agustus 2026 – Semangat kemanusiaan dan keceriaan mewarnai halaman Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Organisasi Palang Merah Remaja (PMR) Unit MTsN 2 Probolinggo menggelar ORABA (Orientasi Anggota Baru) yang secara khusus diperuntukkan bagi peserta didik kelas VII.

Kegiatan tersebut menjadi pintu gerbang bagi anggota baru untuk mengenal lebih dekat dunia kepalangmerahan sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Tak hanya serius dalam menerima materi, suasana kegiatan semakin semarak dengan berbagai permainan edukatif yang diikuti seluruh anggota PMR sebagai bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat belajar sambil bergerak dan bermain, ORABA tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan organisasi. Lebih dari itu, kegiatan dirancang sebagai ruang pembentukan karakter agar anggota PMR memiliki kesiapan mental, keterampilan sosial, dan semangat pengabdian sejak dini.

Mengenal Kepalangmerahan Bersama Kak Jojon

Salah satu agenda utama ORABA adalah pemberian materi Kepalangmerahan yang disampaikan oleh Ahmad Jojon, yang akrab dikenal dengan sapaan Kak Jojon.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan dekat dengan karakter peserta didik, Kak Jojon mengajak anggota baru memahami bahwa menjadi bagian dari PMR bukan hanya mengenakan atribut organisasi, melainkan juga memiliki tanggung jawab moral untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Materi kepalangmerahan menjadi bekal fundamental bagi anggota baru untuk memahami nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, kerja sama, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan dalam membantu orang lain sesuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku.

Peserta didik tampak antusias mengikuti pemaparan materi. Interaksi dua arah membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Pertanyaan, respons, dan berbagai pengalaman sederhana yang disampaikan selama kegiatan membuat materi kepalangmerahan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Bagi anggota baru, ORABA menjadi langkah pertama untuk memahami bahwa PMR merupakan wadah pembelajaran karakter yang mengajarkan kepedulian melalui tindakan nyata.

Belajar Kompak Lewat "Air Tumpah"

Setelah mendapatkan pembekalan, suasana halaman madrasah berubah semakin meriah. Peserta mengikuti game edukasi "Air Tumpah", sebuah permainan kelompok yang menguji kekompakan, ketelitian, koordinasi, komunikasi, dan strategi.

Teriakan penyemangat dari masing-masing kelompok menggema di halaman Kampus 1. Peserta harus mampu bekerja sama agar tantangan dapat diselesaikan dengan baik.

Permainan tersebut menjadi pembelajaran sosial yang menyenangkan. Peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi belajar bahwa sebuah tujuan bersama akan lebih mudah dicapai ketika setiap anggota mampu menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab.

Estafet Tepung, Ketika Kekompakan Menjadi Kunci

Kemeriahan berlanjut melalui permainan estafet tepung. Permainan sederhana tersebut sukses menciptakan suasana penuh keceriaan dan kebersamaan.

Tepung yang harus dipindahkan secara estafet menjadi simbol sederhana tentang pentingnya ketelitian dan kepercayaan dalam sebuah tim. Satu kesalahan kecil dapat memengaruhi hasil kelompok, sehingga setiap anggota dituntut untuk fokus sekaligus menjaga komunikasi.

Gelak tawa dan sorak-sorai peserta menjadi warna tersendiri dalam kegiatan. Namun di balik keseruannya, terselip pembelajaran penting tentang teamwork, sportivitas, kesabaran, kepemimpinan, dan tanggung jawab.

Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari cara PMR MTsN 2 Probolinggo memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia: merayakan kemerdekaan dengan kreativitas, kebersamaan, dan penguatan karakter generasi muda.

Kepala Madrasah: PMR adalah Sekolah Kemanusiaan

Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., memberikan apresiasi atas terselenggaranya ORABA. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam melengkapi proses pendidikan di dalam kelas.

"PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi merupakan ruang belajar kemanusiaan. Anak-anak belajar peduli, belajar membantu, belajar bekerja sama, dan belajar bertanggung jawab. Melalui ORABA, kami berharap anggota baru memahami bahwa keterampilan yang mereka pelajari harus disertai dengan akhlak dan kepedulian kepada sesama. Semangat kemerdekaan hendaknya kita isi dengan menjadi generasi yang bermanfaat bagi orang lain."

Ia juga mengapresiasi kreativitas panitia yang mampu memadukan materi kepalangmerahan dengan permainan edukatif sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan mudah diterima peserta didik.

Waka Kesiswaan: Karakter Tumbuh dari Pengalaman

Waka Bidang Kesiswaan Erma Yuli Astutik, M.Pd.I., menilai kegiatan ORABA merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter peserta didik.

"Anak-anak tidak cukup hanya belajar tentang kerja sama dari buku. Mereka harus mengalami sendiri bagaimana rasanya bekerja dalam tim, bagaimana menghargai teman, bagaimana menghadapi kegagalan, dan bagaimana bangkit untuk mencoba kembali. Permainan dalam ORABA menjadi sarana yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai tersebut secara menyenangkan."

Ia berharap anggota baru PMR dapat mengikuti seluruh proses pembinaan dengan konsisten sehingga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, peduli, percaya diri, dan memiliki jiwa sosial yang kuat.

Pembina PMR: Membentuk Relawan Muda yang Peduli

Pembina PMR MTsN 2 Probolinggo, Euis Rosalina, S.Pd., menegaskan bahwa ORABA merupakan tahap awal untuk mengenalkan budaya organisasi sekaligus nilai-nilai kepalangmerahan kepada anggota baru.

"Kami ingin anak-anak memahami sejak awal bahwa menjadi anggota PMR berarti belajar menjadi pribadi yang peduli. Materi kepalangmerahan memberikan dasar pengetahuan, sementara permainan mengajarkan kerja sama dan kekompakan. Harapannya, dari kegiatan sederhana seperti ini akan tumbuh karakter relawan muda yang memiliki empati, disiplin, tangguh, dan siap memberikan manfaat di lingkungan sekitarnya."

Menurutnya, kegembiraan yang hadir dalam kegiatan bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bagian dari strategi pembelajaran agar peserta didik merasa nyaman, berani berinteraksi, dan mampu membangun solidaritas antarsesama anggota.

Merawat Semangat Kemanusiaan dari Bangku Madrasah

ORABA PMR Unit MTsN 2 Probolinggo menjadi gambaran bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh dari berbagai ruang. Halaman madrasah, permainan kelompok, materi kepalangmerahan, hingga interaksi antarpeserta semuanya dapat menjadi laboratorium pembelajaran kehidupan.

Di sana peserta didik belajar bahwa menjadi kuat bukan berarti berjalan sendiri. Menjadi hebat bukan berarti mengalahkan orang lain. Dan menjadi seorang anggota PMR bukan sekadar memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki kepedulian untuk hadir ketika orang lain membutuhkan bantuan.

Semangat itulah yang terus dirawat oleh PMR MTsN 2 Probolinggo. Melalui ORABA, anggota baru kelas VII diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cekatan dalam keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga memiliki hati yang peka, jiwa yang peduli, dan karakter yang kuat.

Dalam semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ORABA menjadi sebuah pesan sederhana namun bermakna: kemerdekaan akan semakin berarti ketika generasi mudanya tumbuh dengan ilmu, solidaritas, kreativitas, dan kemanusiaan.


REDAKSI

Penulis : Juarnis Retno W.
Editor : Yudi Setiawan
Layout & Design : Ihya'ulumuddin
Publisher : Andri Yodha & Okky Buyung Firmansyah
Fotografer : Indah, Mauidzatul H.
Videografer & Editor : Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MTsN 2 Probolinggo Gelar Jumat Istighosah Serentak, Menanamkan Karakter Spiritual dan Memperkokoh Akhlak Generasi Madrasah

PROBOLINGGO, 7 Agustus 2026 – Dalam upaya membangun generasi yang unggul tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan akhlak mulia, MTsN 2 Pr

07/08/2026 08:10 WIB - Administrator
Tujuh Duta MTsN 2 Probolinggo Warnai Temu Bocah Hari Anak Nasional 2026

Menguatkan Suara Anak, Menumbuhkan Kepemimpinan dan Karakter Generasi Emas di Pesisir Bentar PROBOLINGGO – Komitmen MTsN 2 Probolinggo dalam membentuk generasi yang cerdas, berka

06/08/2026 10:07 WIB - Administrator
Menguatkan Kepedulian, Menumbuhkan Percaya Diri

DWP Unit MTsN 2 Probolinggo Ikuti Parenting Pendidikan Inklusif, Wujud Nyata Membangun Generasi yang Ramah dan Berdaya PROBOLINGGO – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas ke

06/08/2026 10:06 WIB - Administrator
MTsN 2 Probolinggo Resmi Luncurkan MADANI, Era Baru Digitalisasi Pembelajaran Dimulai

Aplikasi "Madrasah Digital dan Inovatif" Hadir untuk Mewujudkan Pembelajaran Transparan, Efektif, dan Terpantau Secara Real Time Probolinggo – MTsN 2 Probolinggo kembali menunjuk

06/08/2026 10:02 WIB - Administrator