Tahun Kedua Dipercaya, Tim Paduan Suara MTsN 2 Probolinggo Tampil Memukau di Upacara HUT ke-81 RI
PAJARAKAN – Alunan suara yang harmonis, sikap yang tegap, serta penampilan penuh percaya diri mengiringi rangkaian Upacara Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Kecamatan Pajarakan di Lapangan SMPN 1 Pajarakan, Senin, 17 Agustus 2026.
Di tengah khidmatnya upacara, Tim Paduan Suara (Padusa) MTsN 2 Probolinggo tampil mengambil bagian. Dengan kemampuan vokal yang terlatih dan kekompakan yang terjaga, tim binaan Indah Permata Sari, S.Pd. dan Devi Puspita Dewi, S.Pd. tersebut dipercaya menjadi pengisi paduan suara dalam upacara pengibaran bendera sekaligus upacara penurunan bendera.
Kepercayaan tersebut bukan kali pertama. Tahun 2026 menjadi tahun kedua secara berturut-turut Tim Padusa MTsN 2 Probolinggo dipercaya oleh Kecamatan Pajarakan untuk mengisi salah satu bagian penting dalam peringatan hari kemerdekaan.
Bukan Sekadar Bernyanyi, tetapi Menjaga Khidmat Upacara
Penampilan paduan suara dalam sebuah upacara memiliki tantangan tersendiri. Setiap lagu harus dinyanyikan dengan ketepatan nada, tempo, artikulasi, dinamika, sekaligus penghayatan.
Kesalahan kecil dapat memengaruhi keseluruhan suasana.
Namun, Tim Padusa MTsN 2 Probolinggo mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik.
Suara yang berpadu dalam harmoni menciptakan suasana nasionalisme yang kuat. Lagu-lagu perjuangan dan lagu kebangsaan yang dilantunkan menjadi bagian dari energi upacara, mengiringi peserta untuk menghayati makna kemerdekaan.
Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa seni musik dapat menjadi bagian penting dalam membangun rasa cinta tanah air.
Kepercayaan Tahun Kedua Menjadi Bukti Konsistensi
Kepercayaan Kecamatan Pajarakan kepada Tim Padusa MTsN 2 Probolinggo untuk tahun kedua memiliki makna tersendiri.
Kepercayaan tidak hadir tanpa alasan.
Ia lahir dari pengalaman, kualitas penampilan, kedisiplinan, serta kemampuan tim dalam menjalankan tugas pada momentum penting.
Bagi madrasah, kepercayaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab untuk terus mempertahankan kualitas.
Setiap tahun, tim dituntut bukan hanya mengulang penampilan, tetapi juga melakukan evaluasi dan peningkatan.
Karena itu, tampil untuk kedua kalinya bukan sekadar pengulangan.
Ia adalah pembuktian bahwa kepercayaan harus dijawab dengan kualitas.
Dibina dengan Disiplin dan Kekompakan
Di balik penampilan yang memukau, terdapat proses latihan dan pembinaan yang tidak sederhana.
Tim Padusa berada di bawah binaan Indah Permata Sari, S.Pd. dan Devi Puspita Dewi, S.Pd.
Keduanya berperan dalam membangun kemampuan vokal sekaligus menanamkan kedisiplinan kepada anggota tim.
Paduan suara membutuhkan kemampuan individu yang kemudian harus melebur menjadi satu kesatuan.
Suara sopran, alto, tenor maupun pembagian vokal lainnya harus saling mengisi. Setiap anggota harus memahami kapan harus menonjolkan suara dan kapan harus menyesuaikan diri demi menghasilkan harmoni.
Di situlah pendidikan karakter berlangsung.
Peserta didik belajar bahwa dalam sebuah tim, kemampuan pribadi akan menjadi lebih bermakna ketika digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih besar bersama-sama.
Ernawiyadi: Harmoni Suara Mencerminkan Harmoni Kebersamaan
Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., memberikan apresiasi terhadap penampilan Tim Padusa yang kembali mendapatkan kepercayaan dari Kecamatan Pajarakan.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi Tim Paduan Suara MTsN 2 Probolinggo. Kepercayaan untuk tahun kedua merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Anak-anak telah menunjukkan bahwa mereka mampu tampil dengan disiplin, percaya diri, dan penuh penghayatan dalam momentum yang sangat penting bagi bangsa.”
Menurutnya, keberhasilan Tim Padusa bukan hanya terletak pada kemampuan bernyanyi.
“Paduan suara mengajarkan satu nilai yang sangat penting, yaitu harmoni. Setiap suara mungkin berbeda, tetapi ketika dipadukan dengan disiplin dan kebersamaan, lahirlah sesuatu yang indah. Nilai seperti ini juga penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.”
Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi peserta didik untuk terus berprestasi di bidang seni dan membawa nama baik madrasah.
Erma Yuli Astutik: Prestasi Seni Adalah Bagian dari Pendidikan Karakter
Waka Bidang Kesiswaan Erma Yuli Astutik, M.Pd.I., menyampaikan bahwa keterlibatan Tim Padusa dalam upacara tingkat kecamatan menjadi bukti bahwa peserta didik memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan.
“Kami bersyukur anak-anak mendapatkan kepercayaan untuk tampil dalam upacara HUT ke-81 RI. Ini bukan hanya tentang kemampuan bernyanyi, tetapi juga tentang keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kemampuan tampil di hadapan masyarakat.”
Menurutnya, kesempatan tampil dalam kegiatan resmi menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik.
“Ketika anak-anak diberi ruang untuk berkarya, mereka belajar bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan. Karena itu, kami akan terus mendukung pengembangan potensi peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun seni dan keterampilan.”
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pembina yang telah mendampingi dan melatih Tim Padusa secara konsisten.
Dari Madrasah, Suara Nasionalisme Menggema
Penampilan Tim Paduan Suara MTsN 2 Probolinggo dalam Upacara HUT ke-81 RI di Pajarakan menjadi lebih dari sekadar pertunjukan musik.
Ia menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.
Setiap nada yang terdengar membawa pesan tentang perjuangan.
Setiap harmoni mengingatkan tentang persatuan.
Dan setiap penampilan menjadi bentuk kecil pengabdian generasi muda untuk negeri.
Tahun kedua kepercayaan dari Kecamatan Pajarakan juga menjadi catatan penting bagi MTsN 2 Probolinggo.
Bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar di ruang kelas.
Madrasah juga mampu menghadirkan talenta, kreativitas, seni, dan prestasi yang dapat berkontribusi di tengah masyarakat.
Dari tangan para pembina, kemampuan diasah.
Dari latihan, kedisiplinan dibangun.
Dari panggung upacara, keberanian ditumbuhkan.
Dan dari harmoni suara, semangat persatuan dikumandangkan.
Pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tim Padusa MTsN 2 Probolinggo membuktikan: ketika suara-suara yang berbeda dipadukan dalam satu irama, lahirlah harmoni yang mampu menggetarkan hati dan menguatkan semangat kebangsaan.
Satu suara untuk persatuan.
Satu harmoni untuk Indonesia.
Satu kebanggaan untuk MTsN 2 Probolinggo.
REDAKSI
Penulis : Juarnis Retno W.
Editor : Yudi Setiawan
Layout & Design : Ihya’ulumuddin
Publisher : Andri Yodha & Okky Buyung Firmansyah
Fotografer : Indah, Mauidzatul H.
Videografer & Editor : Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Elit Pramuka Madahesa MTsN 2 Probolinggo Tampilkan LKBB Penuh Presisi di Upacara HUT ke-81 RI Pajarakan
PAJARAKAN, 17 Agustus 2026 – Derap langkah terdengar tegas dari Lapangan SMPN 1 Pajarakan, Senin (17/8/2026). Di tengah suasana khidmat Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Re
HUT ke-81 RI di MTsN 2 Probolinggo Hadir dalam Dua Upacara: Bersatu dalam Adat, Nasionalisme, dan Spirit Maulid Nabi
PROBOLINGGO, 17 Agustus 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan MTsN 2 Probolinggo berlangsung istimewa. Bukan hanya karena semangat
AFIKA VIDI SAFANIYA, SRIKANDI MTSN 2 PROBOLINGGO, RAIH MEDALI PERUNGGU SURABAYA OPEN FENCING 2026
Probolinggo, 16 Agustus 2026 – Prestasi kembali ditorehkan peserta didik MTsN 2 Probolinggo di kancah olahraga. Kali ini datang dari Afika Vidi Safaniya, siswi kelas 9A, yang berh
Lima Pramuka Elit MTsN 2 Probolinggo Hadiri Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI di TMP Kraksaan
KRAKSAAN – Malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penuh makna bagi lima anggota elit Pramuka Madahesa MTsN 2 Probo
Dari Lambang Kuning Menuju Cibubur: Ketekunan Srikandi Madahesa Menembus Seleksi Jambore Nasional
PROBOLINGGO – Dari sebuah dusun di kawasan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, seorang remaja putri tengah menapaki perjalanan yang membanggakan. Syaza Naura Syahirah, siswi kelas 9B
