43 Anggota Baru Resmi Bergabung, PMR MTsN 2 Probolinggo Bentuk Relawan Muda Berjiwa Kemanusiaan
Pelantikan Tingkat Dasar Dikemas dengan Pembekalan Sanitasi Kesehatan, Kepemimpinan, Pertolongan Pertama, hingga Outbound
Pajarakan — Sebanyak 43 peserta didik anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) Unit MTsN 2 Probolinggo mengikuti rangkaian Pelantikan Tingkat Dasar PMR Tahun 2026 pada Jumat–Sabtu, 11–12 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memasuki tahap awal perjalanan sebagai anggota PMR sekaligus menumbuhkan karakter kemanusiaan, kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Rangkaian kegiatan pelantikan tidak hanya berorientasi pada seremoni pengukuhan anggota baru. Berdasarkan jadwal kegiatan, peserta mendapatkan beragam pembekalan dan pengalaman, mulai dari sanitasi kesehatan, dinamika kelompok, kepemimpinan, materi PP (Pertolongan Pertama), api unggun dan kegiatan kebersamaan, penempuhan SKT, outbound, hingga apel penutupan dan penyematan atribut PMR.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Pelatih PMR Ahmad Jojon atau yang akrab disapa Kak Jojon, bersama jajaran pembina dan panitia kegiatan. Kehadiran pelatih menjadi bagian penting dalam memberikan pengarahan dan pendampingan kepada peserta selama mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Dua Hari, Satu Proses Pembentukan Karakter
Hari pertama, Jumat, 11 September 2026, diawali dengan check-in peserta pukul 14.00–14.30, kemudian dilanjutkan dengan apel pembukaan. Setelah itu, peserta mengikuti materi sanitasi kesehatan yang dijadwalkan menghadirkan fasilitator dari PMI.
Sesi berikutnya diisi dengan dinamika kelompok, sebelum peserta memasuki waktu istirahat, salat, dan makan. Pada malam hari, proses pembekalan berlanjut melalui materi kepemimpinan dan materi PP (Pertolongan Pertama) yang juga tercantum dalam agenda sebagai sesi bersama fasilitator PMI.
Malam semakin hangat dengan kegiatan api unggun dan fun yang menjadi ruang membangun keakraban serta kekompakan antarpeserta. Setelah rangkaian tersebut, peserta memasuki waktu istirahat hingga menjelang pagi.
Memasuki Sabtu, 12 September 2026, peserta mengikuti penempuhan SKT yang melibatkan seluruh panitia. Agenda kemudian dilanjutkan dengan salat Subuh dan mandi, kegiatan pagi, serta outbound yang dirancang sebagai bagian dari pengalaman kebersamaan dan pembentukan kerja sama.
Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan apel penutupan sekaligus penyematan atribut PMR oleh Pembina PMR. Setelah seluruh rangkaian selesai, kegiatan ditutup dengan agenda “SAYONARA”.
Dari Pelantikan Menuju Jiwa Relawan
Bagi Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., pelantikan anggota PMR tidak semestinya dipandang sebatas kegiatan organisasi siswa. Momentum tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk belajar peduli terhadap sesama, disiplin dalam menjalankan tugas, mampu bekerja dalam kelompok, serta memiliki kesiapan membantu ketika dibutuhkan.
Nilai-nilai tersebut semakin relevan karena PMR memiliki karakter kegiatan yang dekat dengan kepedulian sosial dan kemanusiaan. Peserta tidak hanya diarahkan untuk mengetahui teori, tetapi juga dibiasakan menjalani proses, mengikuti instruksi, menyelesaikan tantangan, dan membangun solidaritas bersama.
Dalam kerangka pendidikan di madrasah, Erma Yuli Astutik, M.PdI., selaku Waka Bidang Kesiswaan, turut menempatkan kegiatan PMR sebagai ruang strategis untuk mengembangkan potensi siswa di luar pembelajaran akademik. Menurutnya, pengalaman mengikuti kegiatan secara terstruktur dapat membantu siswa membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Pandangan tersebut berpadu dengan peran Pembina PMR Euis Rosalina, S.Pd., yang menjadi bagian penting dalam mendampingi perkembangan anggota PMR di lingkungan madrasah. Sementara Ahmad Jojon (Kak Jojon) sebagai pelatih memberikan pendampingan dalam proses pembekalan dan latihan sehingga peserta memperoleh pengalaman yang lebih terarah.
Dengan demikian, pelantikan 43 anggota baru ini bukan sekadar penambahan jumlah personel dalam organisasi PMR, melainkan awal dari proses panjang membentuk pribadi-pribadi muda yang memiliki kepedulian, ketangguhan, kedisiplinan, dan semangat kemanusiaan.
Belajar Peduli Melalui Pengalaman Nyata
Salah satu kekuatan kegiatan pelantikan tingkat dasar adalah keberagaman aktivitas yang diberikan kepada peserta. Materi sanitasi kesehatan memperkenalkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, sementara materi kepemimpinan mengasah kemampuan mengambil peran dan bertanggung jawab.
Materi PP (Pertolongan Pertama) memberikan pengalaman pembelajaran yang berkaitan dengan kesiapsiagaan dan kepedulian. Di sisi lain, dinamika kelompok dan outbound menjadi ruang untuk melatih komunikasi serta kerja sama.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan karakter dapat berlangsung melalui pengalaman langsung. Peserta belajar bahwa menjadi anggota PMR bukan hanya mengenakan atribut organisasi, tetapi juga memahami nilai yang berada di balik atribut tersebut: kepedulian, pengabdian, disiplin, solidaritas, dan kemanusiaan.
Kak Jojon Dampingi Generasi Relawan Muda
Di bawah pendampingan Ahmad Jojon (Kak Jojon), para anggota baru menjalani proses pelantikan dengan berbagai agenda yang telah disusun secara bertahap. Kehadiran pelatih memberikan warna tersendiri dalam proses pembinaan keterampilan dan karakter anggota PMR.
Sementara itu, Pembina PMR Euis Rosalina, S.Pd., bersama unsur madrasah dan panitia, menjadi bagian dari sistem pendampingan yang memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan pembinaan peserta didik.
Kolaborasi antara pembina, pelatih, panitia, dan peserta menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kegiatan PMR di MTsN 2 Probolinggo.
43 Nama, Satu Semangat Kemanusiaan
Sebanyak 43 peserta yang dilantik kini menjadi bagian dari perjalanan baru PMR Unit MTsN 2 Probolinggo. Mereka tidak hanya membawa identitas sebagai anggota organisasi, tetapi juga membawa sebuah tanggung jawab moral untuk terus belajar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Pelantikan selama dua hari tersebut menjadi awal, bukan akhir. Setelah atribut disematkan dan kegiatan ditutup, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama pelantikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari madrasah, semangat kerelawanan itu ditanamkan. Dari kegiatan, karakter ditempa. Dan dari pengalaman, lahirlah generasi muda yang diharapkan mampu peduli, sigap, disiplin, dan siap berkontribusi bagi sesama.
PMR MTsN 2 Probolinggo — Bergerak dengan Kepedulian, Tumbuh dalam Kemanusiaan.
KREDIT REDAKSI
Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout & Design: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Pembina PMR: Euis Rosalina, S.Pd.
Pelatih PMR: Ahmad Jojon (Kak Jojon)
Fotografer: Indah & Mauidzatul H.
Videografer & Editor: Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menatap TKA 2026 dengan Lebih Siap: MTsN 2 Probolinggo Gelar Sosialisasi Bersama RuangGuru
Siswa Kelas IX Dipersiapkan Menghadapi TKA 2026, Penggunaan HP Diatur Ketat untuk Mendukung Simulasi dan Pengisian Data PROBOLINGGO — Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik
Meneguhkan Disiplin dan Karakter: Upacara Bendera MTsN 2 Probolinggo Digelar Serentak di Dua Kampus
Pajarakan— Senin, 14 September 2026, menjadi momentum penting bagi keluarga besar MTsN 2 Probolinggo untuk kembali meneguhkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, dan
Afika dan Raihan Antarkan MTsN 2 Probolinggo Lolos OMI Tingkat Provinsi Jawa Timur
PAJARAKAN, 13 September 2026 — Prestasi kembali ditorehkan siswa-siswi MTsN 2 Probolinggo. Kali ini, dua talenta muda madrasah berhasil menunjukkan ketajaman berpikir dan kompeten
MTsN 2 Probolinggo Jalani Supervisi Pembelajaran dan Administrasi, Teguhkan Komitmen pada Pendidikan Berkualitas
MTsN 2 Probolinggo Jalani Supervisi Pembelajaran dan Administrasi, Teguhkan Komitmen pada Pendidikan Berkualitas Pajarakan, 11 September 2026 — Ruang kelas kembali menjadi pusat
JUMAT GO GREEN : MTsN 2 Probolinggo Gerakkan 750 Warga Madrasah, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Asri
Pajarakan, 11 September 2026 — Jumat pagi di MTs Negeri 2 Probolinggo tampil dengan wajah berbeda. Area taman dan ruang-ruang kelas di setiap sudut madrasah dipenuhi aktivitas war
