Usai Skrining Kesehatan, Sembilan Kelas Siswa Kelas VII MTsN 2 Probolinggo Ikuti Sosialisasi di Mushalla Kampus 2
PAJARAKAN — Upaya membangun generasi muda yang sehat tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan juga perlu ditanamkan sejak bangku madrasah. Semangat itulah yang mewarnai sosialisasi kesehatan tentang tablet tambah darah yang digelar Puskesmas Pajarakan bagi siswa kelas VII MTsN 2 Probolinggo, Senin (21 September 2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.30 WIB di Mushalla Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo, sesaat setelah seluruh siswa kelas VII mengikuti rangkaian skrining kesehatan yang dilaksanakan pada pagi hari. Sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 7A hingga 7I, yang berjumlah sembilan kelas.
Kehadiran tim Puskesmas Pajarakan menjadi bagian dari sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan lembaga pendidikan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada peserta didik. Bagi siswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pemahaman secara langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mengenali manfaat tablet tambah darah sebagai bagian dari upaya pemeliharaan kesehatan pada masa pertumbuhan.
Dari Skrining Menuju Edukasi
Rangkaian kegiatan pada Senin itu berlangsung dalam satu alur yang saling melengkapi. Setelah mengikuti skrining kesehatan, para siswa diarahkan mengikuti sosialisasi di Mushalla Kampus 2. Jika skrining menjadi langkah untuk mengenali kondisi kesehatan, edukasi menjadi bekal agar peserta didik memahami pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Suasana sosialisasi berlangsung edukatif. Para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tablet tambah darah serta pentingnya memperhatikan kebutuhan zat besi dan menjaga pola hidup sehat pada masa remaja.
Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan secara menyeluruh.
“Madrasah tidak hanya bertanggung jawab terhadap perkembangan akademik siswa, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kesiapan mereka dalam menjalani proses pendidikan. Sosialisasi seperti ini sangat penting agar anak-anak memperoleh pengetahuan yang benar dan mampu membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini,” ungkap Ernawiyadi.
Ia menambahkan bahwa kesehatan merupakan modal penting bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran secara optimal. Karena itu, kerja sama antara madrasah dan Puskesmas perlu terus dibangun sebagai bagian dari ikhtiar menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Sembilan Kelas Menyimak Pesan Kesehatan
Dari kelas 7A sampai 7I, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib. Kebersamaan sembilan kelas dalam satu forum edukasi menjadikan sosialisasi tersebut bukan sekadar penyampaian informasi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Waka Bidang Kesiswaan MTsN 2 Probolinggo, Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan bahwa edukasi kesehatan kepada peserta didik perlu dilakukan secara berkesinambungan, terlebih pada usia remaja yang sedang mengalami berbagai perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
“Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang sederhana, tepat, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sosialisasi tablet tambah darah ini, kami berharap siswa semakin peduli terhadap kesehatan dirinya, memahami pentingnya asupan gizi, dan tidak menganggap kesehatan sebagai sesuatu yang baru diperhatikan ketika sudah mengalami gangguan,” tutur Erma.
Menurutnya, pembentukan kebiasaan sehat sejak masa sekolah merupakan investasi penting bagi masa depan peserta didik. Kesadaran yang tumbuh dari lingkungan madrasah diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan pula dalam lingkungan keluarga.
Menanamkan Kesadaran, Menyiapkan Masa Depan
Kegiatan sosialisasi tablet tambah darah di MTsN 2 Probolinggo memperlihatkan bahwa pendidikan kesehatan dapat berjalan berdampingan dengan pendidikan akademik. Ruang kelas bukan satu-satunya tempat siswa memperoleh pengetahuan. Aula, mushalla, lingkungan madrasah, bahkan kegiatan bersama tenaga kesehatan dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata.
Sinergi dengan Puskesmas Pajarakan juga menjadi langkah strategis dalam menghadirkan informasi kesehatan yang lebih dekat dengan peserta didik. Dengan pengetahuan yang memadai, siswa diharapkan mampu membangun kepedulian terhadap tubuh dan kesehatannya secara bertanggung jawab.
Bagi MTsN 2 Probolinggo, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar kesehatan, disiplin menjaga diri, dan siap tumbuh menjadi generasi yang produktif.
Senin itu, setelah menjalani skrining kesehatan, sembilan kelas siswa kelas VII mendapatkan satu pelajaran penting: kesehatan bukan sekadar keadaan yang harus dijaga, tetapi pengetahuan dan kebiasaan yang perlu dibangun sejak dini.
Dari Mushalla Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo, pesan itu pun bergema—belajar untuk cerdas, menjaga kesehatan untuk tumbuh lebih kuat, dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang gemilang.
Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout dan Design: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan Editor: Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SEHAT SEJAK DINI, PUSKESMAS PAJARAKAN SKRINING KESEHATAN SISWA KELAS VII
Sembilan Kelas Ikuti Pemeriksaan Kesehatan, MTsN 2 Probolinggo Perkuat Komitmen Membangun Generasi Sehat dan Siap Belajar PAJARAKAN — Kesehatan menjadi salah satu fondasi penting
DEWI KUSUMA WARDANI UKIR PRESTASI GEMILANG, JUARA 1 OLIMPIADE SAINS JAWA TIMUR
Tampil di The Winner Season 9, Siswi MTsN 2 Probolinggo Buktikan Ketekunan Melahirkan Prestasi PAJARAKAN — Gemerlap prestasi kembali menerangi perjalanan akademik MTsN 2 Probolin
Perkemahan Penerimaan Anggota Baru Pramuka Madahesa MTsN 2 Probolinggo, Dari Dinamika Regu hingga Renungan Merah Putih
PAJARAKAN — Tiga hari mungkin terasa singkat dalam hitungan kalender. Namun bagi para peserta Perkemahan Penerimaan Anggota Baru Pramuka Madahesa 18.079–18.080 MTsN 2 Probol
Kepala MTsN 2 Probolinggo Sematkan Predikat Juara Taman Kelas, Apresiasi Kreativitas dan Kepedulian Siswa terhadap Lingkungan
PAJARAKAN — Sebuah taman mungkin hanya berupa hamparan kecil di sudut lingkungan madrasah. Namun ketika di dalamnya tumbuh kepedulian, kreativitas, kerja sama, dan tanggung jawab,
MTsN 2 Probolinggo Umumkan Pemenang Lomba Tamanisasi Triwulan I, Apresiasi Prestasi Siswa Mengiringi Upacara Senin
PAJARAKAN — Senin pagi di MTsN 2 Probolinggo kembali menjadi ruang bertemunya disiplin, kebersamaan, dan apresiasi. Bertempat di Halaman Lokal Selatan Kampus 1, keluarga besar mad
