• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

JUMAT LITERASI PKN: MEMBACA KONSTITUSI, MEMBANGUN KESADARAN KEWARGANEGARAAN

Siswa MTsN 2 Probolinggo Awali Pagi dengan Literasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Pajarakan — Suasana pembelajaran di MTsN 2 Probolinggo dimulai dengan kegiatan Jumat Literasi Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN), Jumat (25/9/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB dan diikuti siswa di masing-masing kelas dengan pendampingan guru pada jam pertama.

Program tersebut menjadi bagian dari agenda literasi madrasah yang mengintegrasikan kemampuan membaca dan memahami informasi dengan materi pendidikan kewarganegaraan. Guru pendamping mengarahkan siswa untuk membaca, mencermati informasi, kemudian menghubungkannya dengan nilai-nilai Pancasila, kehidupan bermasyarakat, serta tanggung jawab sebagai warga negara.

Euis Rosalina, S.Pd., guru mata pelajaran PKN MTsN 2 Probolinggo sekaligus Koordinator Pelaksana, mengatakan kegiatan literasi PKN dirancang agar siswa tidak berhenti pada aktivitas membaca.

“Literasi PKN kami arahkan agar siswa mampu memahami informasi sekaligus mengaitkannya dengan nilai Pancasila, aturan kehidupan bersama, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Jadi, membaca menjadi pintu masuk untuk membangun cara berpikir dan sikap kewarganegaraan,” ujar Euis.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan secara rutin dapat memberikan ruang bagi siswa untuk memperluas wawasan sekaligus melatih kemampuan menyampaikan gagasan berdasarkan informasi yang mereka baca.

Literasi Masuk ke Ruang Kelas

Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., menilai literasi perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan kegiatan tambahan yang berdiri sendiri.

“Literasi harus hadir dalam pembelajaran setiap mata pelajaran. Melalui literasi PKN, siswa tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami persoalan, melihat hubungan sebab-akibat, dan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab,” kata Ernawiyadi.

Ia menambahkan bahwa penguatan literasi memiliki kaitan erat dengan kemampuan siswa menghadapi berbagai bentuk informasi di lingkungan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.

“Kemampuan membaca informasi dengan baik akan membantu siswa membedakan fakta, memahami konteks, dan mengambil sikap secara lebih tepat. Karena itu, budaya literasi perlu dibangun secara konsisten di madrasah,” ujarnya.

PKN Tidak Berhenti pada Materi

Waka Bidang Kesiswaan Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan kegiatan literasi PKN juga dapat menjadi sarana membangun sikap disiplin dan tanggung jawab siswa.

Menurutnya, pendidikan kewarganegaraan memiliki ruang yang luas untuk menghubungkan materi pembelajaran dengan perilaku siswa di lingkungan madrasah.

“PKN tidak hanya berbicara tentang teori kewarganegaraan. Nilai yang dipelajari harus terlihat dalam perilaku, seperti disiplin, menghargai orang lain, mematuhi aturan, menjaga lingkungan, dan bertanggung jawab terhadap tugas,” jelas Erma.

Ia menilai pendampingan guru pada jam pertama turut menentukan efektivitas kegiatan. Guru tidak hanya memastikan kegiatan berjalan, tetapi juga dapat mengarahkan siswa ketika menemukan informasi atau persoalan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Membaca, Memahami, Menyampaikan

Pelaksanaan Jumat Literasi PKN memberikan pola pembelajaran yang menghubungkan tiga kemampuan utama: membaca, memahami, dan menyampaikan.

Siswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dengan bahan bacaan, mengidentifikasi informasi penting, memahami pesan yang terkandung di dalamnya, serta menghubungkannya dengan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pola tersebut membuat literasi lebih dekat dengan tujuan pembelajaran PKN. Kemampuan membaca menjadi dasar untuk membangun pemahaman, sedangkan pemahaman menjadi pijakan bagi siswa dalam menyampaikan pendapat secara logis dan bertanggung jawab.

Bagi MTsN 2 Probolinggo, kegiatan Jumat Literasi PKN menjadi salah satu bentuk penguatan pembelajaran yang menempatkan literasi dan pendidikan karakter dalam satu proses. Dengan pendampingan guru dan koordinasi yang terarah, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kesadaran kewarganegaraan siswa.

Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout & Design: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer & Editor: Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Tim BK MTsN 2 Probolinggo Bekali Siswa Kelas VII dengan Pemahaman Tata Tertib Madrasah

Pajarakan — Tim Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 2 Probolinggo memberikan pembinaan tata tertib kepada seluruh siswa kelas VII di Mushalla Kampus 2 (Lokal Utara), Jumat (25/9/202

25/09/2026 07:41 WIB - Administrator
SUPERVISI TAHAP 2: MENAJAMKAN KUALITAS PEMBELAJARAN, MENGUATKAN REFLEKSI GURU

Pengawas Madrasah Bedah Proses Pembelajaran Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan IPS di MTsN 2 Probolinggo Pajarakan — Upaya menjaga kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah teru

23/09/2026 21:49 WIB - Administrator
MGMP TKA-AN 2027 KKM MTs Probolinggo 2 Mulai Langkah Strategis

Dari Pemetaan Materi hingga Analisis Try Out, Guru Dipersiapkan Menghadapi Asesmen Berbasis Kompetensi Pajarakan — Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen N

23/09/2026 10:56 WIB - Administrator
SATUKAN LANGKAH, KKM MTs PROBOLINGGO 2 MATANGKAN AGENDA PRESTASI DAN ASESMEN 2027

Kepala MTs Se-KKM Probolinggo 2 Berkumpul di MTsN 2 Probolinggo, Evaluasi Porseni hingga Persiapan Porseni Provinsi dan TKA-AN Tahun 2027 PAJARAKAN — Langkah bersama untuk memper

23/09/2026 10:02 WIB - Administrator
Usai Skrining Kesehatan, Sembilan Kelas Siswa Kelas VII MTsN 2 Probolinggo Ikuti Sosialisasi di Mushalla Kampus 2

PAJARAKAN — Upaya membangun generasi muda yang sehat tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan juga perlu ditanamkan sejak bangk

21/09/2026 12:01 WIB - Administrator