AKGTK 2026: MTsN 2 Probolinggo Perkuat Kompetensi GTK, Kepala Madrasah hingga Tenaga Kependidikan Ikuti Asesmen Kemenag
Berlangsung 5–8 Oktober, Asesmen Digelar Daring dengan Sistem Terproteksi untuk Memotret Kompetensi dan Profesionalitas SDM Madrasah
Pajarakan — Penguatan kualitas sumber daya manusia madrasah kembali mendapat perhatian serius. Kepala Madrasah, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 2 Probolinggo mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama.
Pelaksanaan AKGTK berlangsung secara bertahap mulai Senin, 5 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2026. Peserta mengikuti asesmen sesuai bidang tugas dan jadwal individual yang tercantum pada akun resmi EMIS GTK Kemenag.
Rangkaian pada Senin, 5 Oktober, mencakup Sesi 1 hingga Sesi 3 yang diperuntukkan bagi Guru Kelas. Bagi peserta yang mengalami kendala pada sesi tertentu, tersedia mekanisme penjadwalan ulang sesuai ketentuan pelaksanaan.
Memasuki Selasa, 6 Oktober, asesmen berlanjut untuk Guru Kelas serta sejumlah bidang keilmuan, meliputi Akidah Akhlak, Bahasa Arab, dan Al-Qur'an Hadis.
Pada Rabu, 7 Oktober, cakupan mata pelajaran semakin beragam, yakni SKI, Fikih, Bahasa Indonesia, IPS, Bahasa Inggris, Biologi, dan Ekonomi.
Sementara itu, Kamis, 8 Oktober, menjadi salah satu tahap penting dengan pelaksanaan asesmen untuk bidang Matematika, Geografi, Sejarah, Sosiologi, sekaligus peserta dari unsur Kepala Madrasah, Pengawas, Tenaga Laboratorium, hingga Tenaga Perpustakaan.
Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., menilai AKGTK tidak semata-mata menjadi agenda evaluasi, tetapi juga bagian dari proses pengembangan profesionalitas aparatur pendidikan di lingkungan madrasah.
“AKGTK menjadi momentum bagi kita untuk melihat kembali kompetensi yang telah dimiliki sekaligus mengenali ruang pengembangan yang masih perlu diperkuat. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah,” ujar Ernawiyadi.
Menurutnya, kesiapan mengikuti asesmen perlu dibangun melalui kedisiplinan, penguasaan bidang tugas, serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
Dari sisi akademik, Waka Bidang Akademik MTsN 2 Probolinggo, Suudi, S.Pd., menekankan pentingnya kesiapan teknis peserta sebelum memasuki ruang asesmen virtual. Selain memahami jadwal, peserta perlu memastikan perangkat dan sistem yang digunakan memenuhi persyaratan.
“Peserta perlu memperhatikan jadwal masing-masing, memastikan laptop atau PC siap digunakan, serta memahami mekanisme asesmen sejak sebelum sesi dimulai. Kesiapan teknis akan membantu peserta mengikuti proses dengan lebih tertib dan fokus,” kata Suudi.
Sistem Daring, SEB Jadi Persyaratan Utama
AKGTK 2026 dilaksanakan secara daring menggunakan laptop atau komputer. Perangkat peserta wajib terpasang Safe Exam Browser (SEB) sebagai sistem pengamanan selama tes berlangsung.
Ketentuan tersebut membuat peserta perlu melakukan persiapan perangkat secara cermat. Selain memastikan koneksi dan perangkat berfungsi baik, peserta juga wajib mengikuti aturan yang melarang penggunaan maupun pembawaan sejumlah perangkat dan bahan pendukung selama asesmen.
Peserta dilarang membawa buku, referensi, telepon seluler, kalkulator, kamera, maupun perangkat penyimpan data ke dalam pelaksanaan tes. Ketentuan tersebut diberlakukan untuk menjaga integritas asesmen dan memastikan proses berlangsung sesuai standar yang ditetapkan.
Di tengah padatnya agenda AKGTK, pengecekan jadwal personal menjadi bagian yang tidak kalah penting. Setiap peserta perlu membuka akun resmi pada EMIS GTK Kemenag untuk memastikan rincian sesi, waktu, serta jadwal asesmen masing-masing.
Bagi MTsN 2 Probolinggo, keterlibatan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan dalam AKGTK 2026 menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membangun ekosistem pendidikan yang profesional. Asesmen tidak berhenti pada capaian skor, tetapi diharapkan memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kompetensi SDM serta menjadi bahan penguatan mutu layanan madrasah ke depan.
Dengan kesiapan perangkat, kedisiplinan mengikuti ketentuan, dan penguasaan bidang tugas, seluruh peserta MTsN 2 Probolinggo diharapkan mampu menjalani setiap sesi AKGTK 2026 secara optimal.
Penulis : Juarnis Retno W
Editor : Yudi Setiawan
Layout dan Design : ihya’ulumuddin
Publisher : Andri Yodha & Okky Buyung F
Fotografer : Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan editor : Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
TIGA PASLON, SATU PANGGUNG DEMOKRASI
MTsN 2 Probolinggo Siapkan Pemilihan Ketua OSIM 2026–2027 Pajarakan — Atmosfer demokrasi mulai terasa di lingkungan MTsN 2 Probolinggo. Tiga pasangan calon Ketua dan Wakil
MAULIDA ALFIANA RIZKY KEMBALI NAIK PODIUM, MTsN 2 PROBOLINGGO RAIH JUARA 2 TAEKWONDO
Tampil di Indonesia Super Fight Taekwondo Championship 4, Siswi MTsN 2 Probolinggo Ukir Prestasi di Tingkat Jawa Timur Pajarakan — Prestasi olahraga kembali ditorehkan siswa MTsN
Rayhan Maulana Cahyono dan Afika Vidi Safaniya Jalani Seleksi OMI Tingkat Provinsi Mapel IPA–IPS di MAN 2 Probolinggo
PROBOLINGGO — Dua siswa MTsN 2 Probolinggo mendapat kepercayaan mewakili Kabupaten Probolinggo dalam seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi. Rayhan Maulana Ca
14 Siswa Kelas VIII PDCI Terima Rapor Semester 4, Alya Putri Zahrana Tempati Posisi Teratas
Pajarakan — Sebanyak 14 siswa kelas VIII Program Peserta Didik Cerdas Istimewa (PDCI) MTsN 2 Probolinggo menerima hasil belajar Semester 4, Senin (5/10/2026). Pembagian rapor menj
DUA KAMPUS, SATU SEMANGAT: MTsN 2 PROBOLINGGO BUKA PEKAN DENGAN UPACARA
Kelas VIII B dan VIII F Bertugas, Siswa Kelas VII–IX Ikuti Apel di Kampus Masing-Masing Pajarakan — MTsN 2 Probolinggo mengawali pekan pembelajaran dengan upacara di dua lo
