• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

DARI KURIKULUM HINGGA DIGITALISASI, KKM MTs 5 BOJONEGORO GALI INOVASI DI MTsN 2 PROBOLINGGO

Studi komparatif di Aula Lantai 2 Kampus 1 menjadi ruang pertukaran praktik pengelolaan madrasah, penguatan akademik, pembinaan siswa, dan pengembangan jejaring antarlembaga.

Pajarakan — Pengembangan mutu madrasah membutuhkan keterbukaan untuk belajar, berbagi pengalaman, dan mengadaptasi praktik baik. Semangat tersebut mewarnai kunjungan studi komparatif Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKM MTs) 5 Kabupaten Bojonegoro ke MTs Negeri 2 Probolinggo, Rabu, 14 Oktober 2026.

Bertempat di Aula Lantai 2 Kampus 1, kunjungan ini merupakan bagian dari implementasi program kerja KKM MTs 5 Bojonegoro. Rombongan disambut Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., bersama jajaran pimpinan madrasah dan Kepala Tata Usaha, Edy Hermawanto, S.Sos.

Turut mendampingi penyambutan tersebut Waka Bidang Akademik Suudi, S.Pd.; Waka Bidang Kesiswaan Erma Yuli Astutik, M.Pd.I.; Waka Bidang Humas Okky Buyung Firmansyah, S.Pd.; serta Waka Bidang Sarana dan Prasarana Moch. Husnul Yaqin, S.Pd. Kehadiran jajaran tersebut membuka ruang pembahasan lintas bidang mengenai pengelolaan dan pengembangan madrasah.

MENGGALI PRAKTIK BAIK, MEMBANGUN PERSPEKTIF BARU

Studi komparatif ini diarahkan untuk memperluas wawasan pengelola madrasah mengenai strategi peningkatan mutu pendidikan. Bidang akademik menjadi salah satu perhatian, terutama pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, pengelolaan kelas unggulan, serta sistem evaluasi hasil belajar peserta didik.

Selain pembelajaran, rombongan juga membawa kepentingan untuk mempelajari tata kelola kelembagaan, kepemimpinan kepala madrasah, pengelolaan sumber daya manusia, dan digitalisasi administrasi. Aspek tersebut memiliki keterkaitan erat dengan efektivitas layanan pendidikan dan ketepatan pengambilan keputusan di lingkungan madrasah.

Pengelolaan sarana dan prasarana turut menjadi bagian dari cakupan studi. Penataan ruang belajar, pemanfaatan laboratorium, pengembangan perpustakaan digital, serta pemeliharaan lingkungan yang bersih dan asri merupakan sejumlah bidang yang relevan untuk dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga.

Dari sisi pembinaan peserta didik, perhatian diarahkan pada penguatan akhlak, kedisiplinan, kegiatan keagamaan, serta strategi pembinaan prestasi di bidang seni dan olahraga. Sementara itu, pengelolaan hubungan masyarakat dan strategi Penerimaan Murid Baru (PMBM) menjadi aspek lain yang penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap madrasah.

Berbagai bidang tersebut menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bertumpu pada satu program. Kualitas pembelajaran, tata kelola, fasilitas, pembinaan karakter, dan komunikasi publik perlu dikembangkan secara terpadu agar saling mendukung.

ERNAWIYADI: KOLABORASI MEMPERLUAS PELUANG KEMAJUAN

Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi, menekankan arti penting pertukaran pengalaman antarmadrasah sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan.

“Studi komparatif memberikan kesempatan bagi madrasah untuk saling belajar dan melihat pengelolaan pendidikan dari perspektif yang lebih luas. Setiap madrasah memiliki pengalaman dan tantangan tersendiri. Melalui komunikasi serta pertukaran praktik baik, kita dapat menemukan pendekatan yang relevan untuk dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing lembaga,” demikian draf pernyataan Ernawiyadi.

Menurut sudut pandang tersebut, kunjungan antarmadrasah idealnya tidak berhenti pada pengenalan program. Pengalaman yang diperoleh perlu dikaji kembali, dipilih sesuai konteks lembaga, kemudian diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang realistis.

ALI MUJAHIDIN: MEMPERKUAT SINERGI ANTARMADRASAH

Ketua KKM MTs 5 Bojonegoro, Drs. Ali Mujahidin, M.Ag., dalam draf pernyataan yang juga perlu dikonfirmasi, menempatkan studi komparatif sebagai sarana memperluas wawasan sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antarmadrasah.

“Kami ingin memperoleh referensi dan pengalaman yang dapat menjadi bahan pengembangan program di lingkungan KKM MTs 5 Bojonegoro. Pertemuan seperti ini juga membuka peluang berbagi pengetahuan, menyusun kegiatan bersama, dan membangun jejaring yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan,” demikian draf pernyataan Ali Mujahidin.

Pertukaran pengalaman tersebut berpotensi dikembangkan melalui pelatihan guru bersama, berbagi sumber belajar, maupun kegiatan antarsiswa. Namun, bentuk tindak lanjutnya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, kesiapan, dan kesepakatan masing-masing madrasah.

DARI KUNJUNGAN MENUJU TINDAK LANJUT

Studi komparatif menghadirkan kesempatan bagi para pengelola madrasah untuk membandingkan pendekatan, mengenali peluang perbaikan, dan memperluas jejaring profesional. Nilai pentingnya terletak pada kemampuan mengolah pengetahuan yang diperoleh menjadi program yang dapat diterapkan secara nyata.

Bagi kedua pihak, pertemuan ini membuka ruang komunikasi mengenai tantangan pengelolaan pendidikan yang dihadapi madrasah. Pertukaran gagasan lintas daerah juga dapat memperkaya perspektif dalam mengembangkan pembelajaran, layanan administrasi, pembinaan karakter, dan strategi penguatan kepercayaan masyarakat.

Pada akhirnya, kemajuan madrasah tidak hanya ditentukan oleh program yang dimiliki, tetapi juga oleh kesediaan untuk mengevaluasi praktik yang berjalan dan belajar dari pengalaman lembaga lain. Studi komparatif KKM MTs 5 Bojonegoro di MTsN 2 Probolinggo menjadi bagian dari upaya tersebut, dengan tindak lanjut sebagai penentu nilai jangka panjang dari pertukaran pengetahuan.

Penulis: Juarnis Retno W
Editor: Yudi Setiawan
Layout dan Design: ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan Editor: Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Merawat Spiritualitas, Meneguhkan Cinta Tanah Air: DWP MTsN 2 Probolinggo Hadiri Refleksi Hari Santri

Refleksi untuk Negeri menjadi ajakan untuk memperkuat spiritualitas, menumbuhkan kepedulian sosial, dan merawat semangat pengabdian melalui sholawat serta doa bersama. Pajarakan &

14/10/2026 12:12 WIB - Administrator
ORASI DAN DEBAT KANDIDAT PERIODE 2026–2027 MENJADI RUANG PEMBELAJARAN DEMOKRASI, KEPEMIMPINAN, DAN TANGGUNG JAWAB BAGI PESERTA DIDIK.

Pajarakan — Halaman Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo menjadi panggung penyampaian gagasan tiga pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Madrasah (OSIM) periode 2026–

12/10/2026 11:39 WIB - Administrator
Jumat Furudhul Ainiyah MTsN 2 Probolinggo Perkuat Pembiasaan Ibadah dan Karakter Religius Siswa

Pajarakan — Pembentukan karakter religius di MTsN 2 Probolinggo terus diperkuat melalui pembiasaan ibadah dan pendalaman praktik keagamaan. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, seluruh sis

09/10/2026 08:29 WIB - Administrator
Tim BK MTsN 2 Probolinggo Gelar Pembinaan Keputrian bagi Siswi Kelas IX

Pajarakan — Pembentukan karakter dan penguatan kepribadian menjadi bagian penting dalam pendampingan peserta didik di MTsN 2 Probolinggo. Melalui Tim Bimbingan dan Konseling (BK),

09/10/2026 08:28 WIB - Administrator
TIGA PASLON, SATU PANGGUNG DEMOKRASI

MTsN 2 Probolinggo Siapkan Pemilihan Ketua OSIM 2026–2027 Pajarakan — Atmosfer demokrasi mulai terasa di lingkungan MTsN 2 Probolinggo. Tiga pasangan calon Ketua dan Wakil

07/10/2026 20:27 WIB - Administrator