41 HAFIZ DAN HAFIZAH MUDA MTsN 2 PROBOLINGGO MELANGKAH KE UNISMA: MERAYAKAN CINTA AL-QUR’AN DI WISUDA AKBAR JAWA TIMUR KE-7
PAJARAKAN – Sebanyak 41 murid MTsN 2 Probolinggo mengikuti Wisuda Akbar Jawa Timur Tahfidzul Qur’an Ke-7 yang diselenggarakan Rumah Tahfidz Center (RTC) Jawa Timur bersinergi dengan RTC PPPA Daarul Qur’an, Ahad, 18 Oktober 2025, bertempat di Universitas Islam Malang (UNISMA). Keikutsertaan puluhan murid tersebut menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menumbuhkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan akhlak.
Rombongan MTsN 2 Probolinggo berangkat menggunakan dua mobil Elf dengan pendampingan tiga guru tahfidz, yakni Nur Fadilah, S.Ag., Mauidzatul Hasanah Saif, M.Pd., dan Habiburrahman, M.Pd. Kehadiran para pendamping memastikan perjalanan dan keikutsertaan murid dalam kegiatan berlangsung dengan koordinasi yang baik.
Wisuda akbar ini menjadi momentum penting bagi para murid untuk mengapresiasi proses panjang menghafal Al-Qur’an. Di balik setiap hafalan, terdapat ketekunan mengulang ayat demi ayat, kedisiplinan menjaga murajaah, kesabaran menghadapi kesulitan, serta dukungan guru dan keluarga yang terus menguatkan langkah mereka.
Bagi MTsN 2 Probolinggo, partisipasi dalam kegiatan tersebut bukan sekadar menghadiri seremoni wisuda. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun budaya cinta Al-Qur’an dan memperkuat pendidikan karakter Islami di lingkungan madrasah.
41 Murid, Beragam Capaian Hafalan, Satu Semangat Qur’ani
Ke-41 murid yang mengikuti wisuda memiliki capaian hafalan dengan rincian yang beragam. Sebanyak 29 murid mengikuti wisuda untuk hafalan Juz 30, lima murid untuk Juz 29, tiga murid untuk Juz 1, serta masing-masing satu murid untuk kategori Juz 1 dan 2, Juz 2 dan 3, Juz 3 dan 4, serta Juz 4.
Komposisi tersebut memperlihatkan perjalanan pembinaan tahfidz yang memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai capaian hafalan masing-masing. Setiap kategori menjadi penanda proses belajar yang patut dihargai, karena keberhasilan menghafal Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh jumlah juz yang dikuasai, tetapi juga oleh konsistensi menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilainya.
Bagi para murid, wisuda menjadi kesempatan untuk merayakan ikhtiar sekaligus meneguhkan tekad melanjutkan perjalanan bersama Al-Qur’an. Sementara bagi para guru, pencapaian tersebut merupakan buah dari pembinaan yang membutuhkan kesabaran, pendampingan, dan kesinambungan latihan.
Ernawiyadi: Hafalan Al-Qur’an Harus Bertumbuh Bersama Akhlak
Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., mengapresiasi keikutsertaan 41 murid dalam Wisuda Akbar Jawa Timur Tahfidzul Qur’an Ke-7. Menurutnya, pendidikan tahfidz merupakan bagian penting dari upaya madrasah membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, kekuatan spiritual, dan kemuliaan akhlak.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an tidak semestinya berhenti pada pencapaian jumlah juz atau pengakuan dalam sebuah seremoni. Hafalan perlu dijaga melalui murajaah yang konsisten dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Keikutsertaan 41 murid dalam Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 2 Probolinggo. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh dalam kehidupan mereka. Hafalan hendaknya menjadi sumber inspirasi untuk berakhlak mulia, menghormati orang tua dan guru, menjaga kedisiplinan, serta menebarkan kebaikan kepada sesama,” ungkap Ernawiyadi.
Ia berharap para murid menjadikan momentum wisuda sebagai awal untuk meningkatkan kualitas hafalan, memperkuat pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an, dan membangun kebiasaan menjadikan kitab suci sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, madrasah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan yang menyatukan kecerdasan intelektual dengan pembinaan spiritual. Melalui program tahfidz, nilai-nilai keislaman diharapkan semakin mengakar dalam karakter peserta didik.
Erma Yuli Astutik: Prestasi Spiritual Membentuk Karakter dan Kedisiplinan
Waka Bidang Kesiswaan MTsN 2 Probolinggo, Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., memandang capaian para peserta sebagai hasil dari proses pembiasaan yang memerlukan kesungguhan, ketekunan, dan kemampuan mengatur waktu.
Menghafal Al-Qur’an menuntut konsistensi. Murid perlu membagi waktu antara kegiatan belajar, aktivitas madrasah, dan murajaah. Proses tersebut sekaligus melatih tanggung jawab, kesabaran, daya juang, serta kemampuan mempertahankan komitmen.
“Prestasi murid tidak hanya terlihat dari keberhasilan dalam bidang akademik, olahraga, atau seni. Capaian dalam tahfidz Al-Qur’an juga merupakan prestasi yang sangat bermakna karena berkaitan dengan pembentukan karakter dan penguatan spiritual. Kami berharap anak-anak terus menjaga hafalannya, semakin disiplin dalam belajar, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai dasar dalam bersikap,” tutur Erma.
Ia juga menilai dukungan lingkungan madrasah, keluarga, dan para pembimbing memiliki peran penting dalam menjaga semangat murid. Apresiasi terhadap proses yang telah mereka jalani diharapkan mendorong tumbuhnya motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan tanpa mengabaikan pembelajaran lainnya.
Dengan demikian, pembinaan tahfidz tidak hanya melahirkan murid yang memiliki capaian hafalan, tetapi juga pribadi yang bertanggung jawab, rendah hati, dan mampu memberikan teladan positif bagi teman-temannya.
Guru Tahfidz, Pendamping Perjalanan Menjaga Kalam Ilahi
Keikutsertaan 41 murid dalam wisuda akbar juga menyoroti peran guru tahfidz sebagai pendamping dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an. Nur Fadilah, S.Ag., Mauidzatul Hasanah Saif, M.Pd., dan Habiburrahman, M.Pd., mendampingi rombongan dalam kegiatan tersebut.
Peran guru tahfidz tidak sebatas membimbing murid mengingat susunan ayat. Mereka juga mendukung pembentukan kebiasaan murajaah, ketelitian dalam melafalkan ayat, serta keteguhan menjaga hafalan di tengah berbagai aktivitas pendidikan.
Proses tahfidz membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan. Setiap murid memiliki kemampuan dan ritme belajar yang berbeda sehingga pendampingan, penguatan motivasi, serta evaluasi hafalan menjadi unsur penting dalam pembinaan.
Melalui kegiatan wisuda bersama, para murid juga memperoleh pengalaman berharga untuk melihat semangat para penghafal Al-Qur’an dari berbagai lembaga. Pertemuan tersebut diharapkan memperluas wawasan, menumbuhkan motivasi, dan menguatkan tekad untuk terus belajar.
Dari UNISMA, Meneguhkan Langkah Menjadi Generasi Qur’ani
Wisuda Akbar Jawa Timur Tahfidzul Qur’an Ke-7 yang diselenggarakan RTC Jawa Timur bersama RTC PPPA Daarul Qur’an menjadi momentum apresiasi sekaligus penguatan komitmen dalam pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an.
Bagi MTsN 2 Probolinggo, keikutsertaan 41 murid menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun madrasah yang mengintegrasikan prestasi, karakter, dan nilai-nilai keislaman. Capaian hafalan yang diraih para murid diharapkan terus berkembang melalui pembiasaan murajaah, pendampingan guru, dan dukungan keluarga.
Wisuda bukan garis akhir. Setelah seremoni usai, tanggung jawab menjaga hafalan justru berlanjut dalam keseharian. Setiap ayat yang dihafal membutuhkan kesungguhan untuk dipelihara, dipahami, dan dijadikan inspirasi dalam membangun perilaku yang lebih baik.
Dari 41 murid yang melangkah menuju panggung wisuda, tersimpan harapan besar bagi masa depan pendidikan Islam. Mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Sebab, kemuliaan seorang penghafal Al-Qur’an tidak hanya terletak pada ayat yang tersimpan dalam ingatan, tetapi juga pada nilai-nilai kebaikan yang hidup dalam hati, tercermin dalam perilaku, dan hadir dalam setiap langkah kehidupan.
TIM REDAKSI
Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout dan Desain: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan Editor: Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SIGAP SAAT DARURAT, PEDULI SESAMA: PMR MTsN 2 PROBOLINGGO ASAH KETERAMPILAN PERTOLONGAN PATAH TULANG
PAJARAKAN – Kepedulian tidak cukup tumbuh dari niat baik; ia membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan bertindak. Semangat itulah yang mewarnai latihan ekstrakurikuler P
RAPAT DINAS OKTOBER MTsN 2 PROBOLINGGO: SATUKAN LANGKAH, LEPAS PENGABDIAN, SIAPKAN MADRASAH BERPRESTASI
PAJARAKAN – MTsN 2 Probolinggo menggelar Rapat Dinas Bulan Oktober 2026 di Ruang Guru, Jumat (16/10/2026), pukul 14.00 WIB. Rapat ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi
JUMAT SEHAT MTsN 2 PROBOLINGGO: IRAMA SENAM, ENERGI KEBERSAMAAN, DAN SEMANGAT MERAIH PRESTASI
PAJARAKAN – Halaman Lokal Utara, Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo, berubah menjadi ruang penuh energi dan keceriaan pada Jumat pagi (16/10/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, siswa mengikuti
RAFA–MALAEKA MENANG! E-PILKETOS MTsN 2 PROBOLINGGO LAHIRKAN PEMIMPIN OSIM 2026–2027
Muhammad Rafa Fauzan dan Malaeka Qisya Putri Amin meraih kepercayaan siswa dalam pesta demokrasi digital, membawa amanah baru untuk kepemimpinan OSIM yang aktif, kolaboratif, dan bertan
E-PILKETOS MTsN 2 PROBOLINGGO: TIGA PASLON BERTARUNG GAGASAN, SISWA TENTUKAN PILIHAN
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM berbasis digital menjadi laboratorium demokrasi bagi siswa, sementara kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung sesuai jadwal. Pajarakan —
