PERGAPANGGU VIII GUNCANG SEMANGAT PRAMUKA DI PAJARAKAN: 330 PESERTA DARI ENAM SEKOLAH BERSATU DALAM KEMAH PERSAUDARAAN
PAJARAKAN, PROBOLINGGO — Semangat persaudaraan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan menyatu di halaman Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo saat Perkemahan Gabungan Pangkalan dan Gugus Depan (PERGAPANGGU) VIII resmi digelar, Jumat–Ahad (23–25 Oktober 2026). Sebanyak 330 peserta dari Enam Gugus Depan berkumpul dalam kegiatan kepramukaan yang menjadikan alam terbuka sebagai ruang belajar, berlatih, dan memperkuat solidaritas antargenerasi muda.
Enam Gugus Depan yang berpartisipasi ialah MTsN 2 Probolinggo, SMPN 1 Kraksaan, SMPN 2 Gading, SMPN 3 Maron, SMPN 1 Pajarakan, dan SMPN 1 Besuk. Kehadiran peserta dari berbagai pangkalan dan gugus depan tersebut menjadikan PERGAPANGGU VIII sebagai ajang pertemuan sekaligus wadah pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diselenggarakan oleh dua ambalan di bawah binaan Dewan Pembina TRISULA (Perkumpulan Pembina Trisula Gen-M), yakni Ambalan JSRA (Joko Seger Roro Anteng) SMAN 1 Kraksaan dan Ambalan KAKD (Ken Arok Ken Dedes) SMKN 2 Kraksaan. Kolaborasi tersebut memperlihatkan peran aktif para pembina dan anggota Pramuka dalam menggerakkan kegiatan pendidikan di luar kelas.
Apel Pembukaan Teguhkan Semangat dan Kesiapan Peserta
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan pada Jumat sore. Bertindak sebagai pemimpin apel sekaligus pembina kegiatan, Moh. Syaifullah, S.Pd., Pembina Gugus Depan MTsN 2 Probolinggo, memimpin jalannya pembukaan di hadapan ratusan peserta.
Apel menjadi penanda dimulainya rangkaian perkemahan sekaligus momentum untuk meneguhkan kesiapan peserta mengikuti setiap agenda dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.
Bagi para peserta, perkemahan bukan semata-mata kegiatan mendirikan tenda atau mengikuti rangkaian acara. Pergapangu menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan beradaptasi, melatih kerja sama, mengembangkan kepemimpinan, serta belajar menghargai perbedaan di antara sesama anggota Pramuka.
Di tengah dinamika kegiatan perkemahan, peserta juga berkesempatan membangun komunikasi lintas sekolah. Interaksi tersebut diharapkan memperluas persahabatan dan menumbuhkan kesadaran bahwa semangat Pramuka melampaui batas lembaga maupun gugus depan.
Ernawiyadi: Pramuka Menjadi Ruang Pembentukan Karakter
Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., menyambut positif pelaksanaan PERGAPANGGU VIII di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan kepramukaan memiliki peran strategis dalam melengkapi proses pendidikan formal, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Pramuka bukan sekadar kegiatan di luar kelas, tetapi ruang pembelajaran untuk membentuk karakter. Melalui perkemahan, peserta belajar bertanggung jawab, bekerja sama, menghargai sesama, dan menyelesaikan tantangan dengan sikap mandiri. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berakhlak,” ungkapnya.
Ia menilai keterlibatan enam lembaga pendidikan dalam satu kegiatan merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat sinergi antarsekolah. Kebersamaan yang dibangun melalui aktivitas kepramukaan diharapkan dapat menumbuhkan persaudaraan, memperluas pengalaman, dan memperkuat komitmen bersama dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Ernawiyadi juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga ketertiban, serta menerapkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Erma Yuli Astutik: Kebersamaan Mengasah Kepemimpinan
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., memandang PERGAPANGGU VIII sebagai wahana pembinaan yang memberi pengalaman nyata kepada peserta didik. Dalam kegiatan perkemahan, peserta tidak hanya menerima arahan, tetapi juga belajar mengambil peran, menaati kesepakatan, dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan.
“Perkemahan gabungan memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar memimpin sekaligus dipimpin, berani mengambil tanggung jawab, dan menghargai kontribusi orang lain. Kami berharap pengalaman selama kegiatan ini dapat membentuk pribadi yang lebih disiplin, mandiri, percaya diri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.
Menurut Erma, pertemuan peserta dari enam sekolah juga menjadi sarana membangun hubungan sosial yang positif. Perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk bekerja sama, melainkan kesempatan untuk saling mengenal dan belajar menghormati satu sama lain.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama perkemahan dapat terus terjaga setelah kegiatan berakhir, baik dalam aktivitas Pramuka maupun dalam kehidupan sekolah dan masyarakat.
Moh. Syaifullah: Perkemahan Adalah Laboratorium Kehidupan
Sebagai Pembina Gugus Depan MTsN 2 Probolinggo sekaligus pemimpin apel pembukaan, Moh. Syaifullah, S.Pd., menekankan pentingnya menjadikan perkemahan sebagai proses pembelajaran yang bermakna. Menurutnya, setiap rangkaian kegiatan memberikan peluang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan, membangun mental tangguh, serta memperkuat rasa tanggung jawab.
“Perkemahan adalah laboratorium kehidupan. Di sini peserta belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama, kedisiplinan, komunikasi, dan kesediaan untuk saling membantu. Kami berharap seluruh peserta dapat mengambil pelajaran berharga dari setiap kegiatan yang diikuti,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan, kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan selama perkemahan berlangsung. Menurutnya, sikap bertanggung jawab terhadap diri sendiri, teman, dan lingkungan merupakan bagian penting dari pengamalan nilai-nilai kepramukaan.
Keterlibatan Ambalan JSRA SMAN 1 Kraksaan dan Ambalan KAKD SMKN 2 Kraksaan sebagai pelaksana kegiatan di bawah binaan Dewan Pembina TRISULA turut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antargenerasi Pramuka dalam mengembangkan kegiatan pembinaan yang positif.
Enam Lembaga, Satu Semangat Persaudaraan
Kehadiran 330 peserta dari Enam Gugus Depanmenjadi gambaran kuatnya semangat kolaborasi dalam PERGAPANGGU VIII. Halaman Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo tidak hanya menjadi lokasi perkemahan, tetapi juga ruang perjumpaan bagi para anggota Pramuka untuk berbagi pengalaman, memperluas persahabatan, dan mengasah kemampuan diri.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepramukaan diharapkan tidak berhenti pada hafalan kode kehormatan, tetapi terwujud dalam tindakan nyata: disiplin dalam menjalankan tugas, berani menghadapi tantangan, peduli terhadap sesama, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan.
PERGAPANGGU VIII pun menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter memerlukan pengalaman langsung, keteladanan, dan kesempatan untuk berlatih. Di bawah semangat persaudaraan, ratusan peserta melangkah bersama untuk menjadi generasi yang mandiri, tangguh, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Dari halaman Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo, semangat Pramuka kembali ditegaskan: berbeda pangkalan, satu persaudaraan; berbeda sekolah, satu tujuan membangun generasi berkarakter.
Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout dan Desain: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan Editor: Moh. Syaifullah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
JUM’AT BERSIH MTsN 2 PROBOLINGGO: DARI RUANG KELAS MENUJU MADRASAH ASRI, BERSIH, DAN BERKARAKTER
PAJARAKAN, PROBOLINGGO — Menjaga kebersihan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang harus tumbuh melalui kebiasaan nyata. Semangat itulah yang mewa
GEMA SHALAWAT, SEMAI PRESTASI: MTsN 2 PROBOLINGGO PERINGATI HARI SANTRI 2026 DENGAN PENUH KHIDMAT
PAJARAKAN — Lantunan shalawat menggema dari Mushalla Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo, Kamis (22/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Usai pelaksanaan upacar
HARMONI SUARA SANTRI DI ALUN-ALUN KRAKSAAN: PADUAN SUARA MTsN 2 PROBOLINGGO TAMPIL MEMUKAU PADA HARI SANTRI 2026
KRAKSAAN – Harmoni suara yang berpadu dengan semangat kesantrian mewarnai upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Kota Kraksaan, Kamis (22/10/2026). Tim Paduan S
SATUKAN BARISAN, KOKOHKAN KEIMANAN: MTsN 2 PROBOLINGGO DAN MAN 2 PROBOLINGGO GELAR UPACARA HARI SANTRI 2026 TERPADU
KRAKSAAN — Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kepesantrenan menyatu dalam pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional 2026 yang digelar secara terpadu oleh MTsN 2 Probolinggo dan M
GEMA AL-QUR’AN DAN SHOLAWAT WARNAI HARI SANTRI 2026 DI MTsN 2 PROBOLINGGO: MENEGUHKAN IMAN, MERAWAT TRADISI, MEMBANGUN GENERASI QUR’ANI
PAJARAKAN – Mushalla Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo menjadi pusat kegiatan religius pada Selasa (20/10/2026). Seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan murid mengikuti Khotmil Qur&r
