• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

Dari Aula Menjadi Panggung Mimpi: Mini Drama “Cinderella” MTsN 2 Probolinggo Siap Berlaga di English Expo Kemenag Jatim 2026

Pajarakan — Aula Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo pada Sabtu (22/8/2026) berubah menjadi sebuah panggung imajinasi. Bukan sekadar ruang pertemuan, aula tersebut disulap menjadi latar cerita penuh pesan moral ketika para siswa MTsN 2 Probolinggo melakukan pengambilan video Mini Drama berbahasa Inggris berjudul “Cinderella” untuk mengikuti Lomba Mini Drama English Expo Kemenag Jawa Timur Tahun 2026.

Penampilan tersebut menjadi bagian dari tahap penyisihan yang dilakukan dengan mengirimkan video melalui platform YouTube. Selanjutnya, karya-karya terbaik akan diseleksi untuk menentukan 20 besar finalis yang berhak tampil secara langsung dalam puncak Expo Kementerian Agama Jawa Timur 2026 di Surabaya.

Bagi MTsN 2 Probolinggo, ajang ini bukan sekadar kompetisi seni pertunjukan, tetapi juga ruang untuk menunjukkan kemampuan peserta didik dalam mengintegrasikan bahasa Inggris, seni peran, kreativitas, kerja sama, dan kepercayaan diri dalam sebuah karya yang utuh.

Cinderella dalam Sentuhan Kreativitas Madrasah

Kisah klasik Cinderella dipilih bukan hanya karena populer, tetapi juga mengandung pesan tentang ketekunan, kesabaran, kebaikan hati, dan harapan. Nilai-nilai tersebut kemudian diterjemahkan oleh para siswa melalui dialog berbahasa Inggris, ekspresi pemeranan, kostum, tata panggung, hingga pengaturan musik pengiring.

Pengambilan video dilakukan dengan persiapan yang matang. Setiap pemeran menjalankan perannya dengan penuh kesungguhan, sementara tim pendukung bekerja di balik layar untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar.

Berikut susunan pemain dan tim pendukung Mini Drama Cinderella MTsN 2 Probolinggo:

  • Afika Vidi Safaniya (9A) sebagai Narator
  • Nadhira Cetta Qatrunada (7E) sebagai Saudara Tiri
  • Nayla Arumi Putri (7E) sebagai Saudara Tiri
  • Adinda Putri Fahmalia (8A) sebagai Ibu Peri
  • Jasmine Salsabilah Z (8F) sebagai Ratu
  • Davis Pramana Esfandiar (9D) sebagai Raja
  • Elvin Januzaj Syahdan Daud (7E) sebagai Pangeran
  • Dewi Nurur Robbaniyah (8D) sebagai Cinderella
  • Dewi Sekar Arum Cahyaning Putri (9E) sebagai Ibu Tiri
  • Rayhan Arya Wijaya (9C) sebagai Pengawal Raja
  • Avero Zain El Fikri (9E) sebagai Pengawal Raja
  • Lailatul Hikmah (9B) sebagai Operator Backsound
  • Asha (9A) sebagai Desainer Kostum Cinderella
  • Mila (9F) sebagai Desainer Kostum Cinderella
  • Rafa Zaidan (8E), Attar (8E), dan Raihan (8F) sebagai Tim Perlengkapan.

Kolaborasi lintas kelas tersebut menunjukkan bahwa sebuah karya tidak hanya lahir dari peran utama di atas panggung, tetapi juga dari kerja keras banyak pihak di balik layar.

Kepala Madrasah: Bahasa Adalah Jendela Dunia

Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., memberikan apresiasi atas semangat siswa dalam mengikuti kompetisi tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti Mini Drama English Expo memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras anak-anak dan para pembina. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga belajar bekerja sama, mengelola emosi, membangun kepercayaan diri, dan menghargai proses,” ungkap Ernawiyadi.

Ia menambahkan bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan salah satu bekal penting bagi generasi masa depan.

“Bahasa adalah jendela dunia. Ketika anak-anak mampu menggunakan bahasa Inggris dalam karya kreatif seperti drama, mereka sedang melatih keberanian untuk tampil dan berkomunikasi secara global,” tegasnya.

Ernawiyadi berharap karya tersebut mampu membawa MTsN 2 Probolinggo melangkah ke babak final.

“Kami berharap video Mini Drama Cinderella ini dapat masuk 20 besar dan tampil pada puncak Expo Kemenag Jawa Timur di Surabaya. Namun lebih dari itu, pengalaman berkarya bersama adalah prestasi yang sangat berharga bagi anak-anak,” tambahnya.

Kesiswaan: Belajar Tidak Selalu di Dalam Kelas

Apresiasi juga disampaikan Waka Bidang Kesiswaan MTsN 2 Probolinggo, Erma Yuli Astutik, M.PdI.

Menurutnya, kegiatan seni dan bahasa merupakan bagian penting dalam pengembangan potensi peserta didik.

“Anak-anak memiliki banyak bakat yang perlu diberikan ruang untuk berkembang. Drama menjadi salah satu media yang sangat baik karena menggabungkan kemampuan bahasa, seni, keberanian, kerja tim, dan kreativitas,” tuturnya.

Ia menilai proses latihan hingga pengambilan video telah menjadi pembelajaran berharga.

“Mereka belajar disiplin, menghargai waktu, bertanggung jawab terhadap peran masing-masing, dan memahami bahwa keberhasilan sebuah karya lahir dari kebersamaan,” ujarnya.

Pembina Drama: Panggung untuk Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Sementara itu, Pembina Drama, Moh. Syaifullah, S.Pd., mengungkapkan bahwa persiapan Mini Drama Cinderella dilakukan melalui proses latihan yang intensif.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya menghafal dialog berbahasa Inggris, tetapi juga membangun karakter tokoh dan kekompakan tim.

“Anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka belajar memerankan tokoh, mengucapkan dialog dengan baik, menyesuaikan ekspresi, serta membangun chemistry antarpemain. Semua itu membutuhkan latihan dan kesabaran,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan sebuah drama adalah hasil kerja bersama.

“Pemeran, operator, desainer kostum, tim perlengkapan, hingga pendukung lainnya memiliki peran yang sama pentingnya. Karya ini lahir dari kolaborasi,” tambahnya.

Moh. Syaifullah berharap hasil terbaik dapat diraih.

“Semoga karya ini dapat lolos ke 20 besar dan tampil di Surabaya. Namun yang paling penting, anak-anak sudah mendapatkan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal bagi masa depan mereka,” tuturnya.

Dari Aula Menuju Surabaya

Sabtu itu, Aula Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo tidak hanya menjadi tempat pengambilan video.

Di ruangan tersebut, para siswa sedang belajar tentang keberanian, kerja sama, seni, bahasa, dan arti sebuah proses.

Mereka sedang membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung melalui buku dan ruang kelas, tetapi juga melalui karya, latihan, dan panggung kreativitas.

Kini, video Cinderella telah dipersiapkan untuk dikirimkan melalui YouTube sebagai bagian dari tahap penyisihan.

Harapan pun mengalir agar karya tersebut dapat melangkah ke 20 besar dan tampil dalam panggung bergengsi English Expo Kemenag Jawa Timur 2026 di Surabaya.

Namun apa pun hasilnya nanti, para siswa MTsN 2 Probolinggo telah memetik pelajaran penting:

Bahwa sebuah karya besar lahir dari keberanian untuk mencoba, kesungguhan dalam berlatih, dan kebersamaan dalam mewujudkan mimpi.

Dan dari Aula Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo, kisah Cinderella bukan hanya dipentaskan.

Ia sedang menjelma menjadi cerita tentang generasi muda yang berani berkarya dan melangkah menuju panggung yang lebih luas.


TIM PUBLIKASI & DOKUMENTASI

Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout & Design: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah & Mauidzatul H.
Videografer & Editor: Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menempa Jiwa, Meneguhkan Langkah: Anggota Baru Silat MTsN 2 Probolinggo Jalani Orientasi di Kampus 2

Pajarakan — Suasana Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo berubah menjadi arena pembentukan karakter ketika anggota baru Ekstrakurikuler Silat mengikuti kegiatan orientasi selama dua hari,

23/08/2026 10:32 WIB - Administrator
JUARA 1 LAGI! Lailatul Hikmah Ukir Prestasi Literasi, MTsN 2 Probolinggo Kembali Berdiri di Puncak

PROBOLINGGO — Prestasi literasi kembali ditorehkan MTsN 2 Probolinggo. Kali ini, kabar membanggakan datang dari Lailatul Hikmah, siswi kelas 9B, yang berhasil meraih Juara 1 Lomba

22/08/2026 19:07 WIB - Administrator
28 PPPK MTsN 2 Probolinggo Turut Meriahkan Jumat Sehat dan Lomba HUT RI ke-81, Semangat Kebersamaan Menggema di Kankemenag Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO — Jumat pagi, 21 Agustus 2026, halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dipenuhi semangat kebersamaan. Pegawai dari berbagai satuan kerja di bawah naunga

21/08/2026 11:37 WIB - Administrator
Green Infrastructure Digelorakan, Seluruh Warga Madrasah Bergerak Mewujudkan Madrasah Adiwiyata dan Berkelanjutan

PROBOLINGGO — Jumat pagi di MTsN 2 Probolinggo, Karanggeger, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, terasa berbeda. Setelah melaksanakan shalat dhuha berjamaah, seluruh peserta didik k

21/08/2026 11:31 WIB - Administrator
Ekstrakurikuler Riset MTsN 2 Probolinggo Uji Kandungan Nanas, Tomat, dan Recodescolor, Dorong Siswa Berani Menemukan Gagasan Baru

Pajarakan — Laboratorium IPA MTsN 2 Probolinggo kembali menjadi ruang tumbuh bagi rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat ilmiah peserta didik. Melalui Ekstrakurikuler Riset, s

20/08/2026 13:35 WIB - Administrator