• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

Meneguhkan Disiplin dan Karakter: Upacara Bendera MTsN 2 Probolinggo Digelar Serentak di Dua Kampus

Pajarakan— Senin, 14 September 2026, menjadi momentum penting bagi keluarga besar MTsN 2 Probolinggo untuk kembali meneguhkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, dan pembentukan karakter peserta didik melalui pelaksanaan Upacara Bendera.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di dua lokasi madrasah, yakni Lokal Selatan (Kampus 1) dan Lokal Utara (Kampus 2). Pelaksanaan upacara tidak sekadar menjadi agenda rutin setiap awal pekan, tetapi juga menjadi ruang pendidikan karakter yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik mengenai kedisiplinan, kepemimpinan, ketertiban, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Di Lokal Selatan (Kampus 1), upacara dipimpin oleh Ibu Sumarlinika Agustin, S.Pd. selaku pembina upacara. Sementara itu, di Lokal Utara (Kampus 2), amanat pembina disampaikan oleh Ibu Nur Hotimah, S.H.I.

Sejak pagi, para siswa bersama dewan guru dan tenaga kependidikan telah mempersiapkan diri mengikuti rangkaian upacara dengan tertib. Barisan peserta didik disusun sesuai ketentuan, sementara para petugas menjalankan tugas masing-masing mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca teks Pancasila, pembaca Undang-Undang Dasar 1945, hingga petugas doa.

Bukan Sekadar Seremonial

Bagi MTsN 2 Probolinggo, upacara bendera memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial. Setiap petugas diberikan kesempatan untuk belajar mengemban amanah, bekerja dalam tim, berkomunikasi, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang dipercayakan kepadanya.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan perhatian madrasah terhadap pendidikan pembentukan karakter. Karakter tidak hanya dibentuk melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui pembiasaan nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.

Kepala MTsN 2 Probolinggo, Ernawiyadi, S.Ag., menegaskan bahwa keterlibatan siswa sebagai petugas upacara merupakan bagian dari proses pendidikan yang memberikan pengalaman berharga.

Menurutnya, ketika seorang siswa mendapatkan amanah sebagai petugas upacara, ia tidak hanya belajar menjalankan tugas teknis, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian, ketelitian, dan kepemimpinan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai pribadi yang mampu dipercaya dan bertanggung jawab.

“Setiap tugas yang diberikan kepada siswa merupakan bagian dari proses pendidikan. Melalui upacara, mereka belajar bahwa sebuah amanah harus dilaksanakan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh tanggung jawab,” demikian penekanan Kepala Madrasah dalam konteks pendidikan karakter peserta didik.

Petugas Upacara sebagai Laboratorium Karakter

Senada dengan hal tersebut, Waka Bidang Kesiswaan MTsN 2 Probolinggo, Erma Yuli Astutik, M.PdI., memandang kegiatan upacara sebagai salah satu sarana strategis untuk membangun karakter siswa.

Menurutnya, proses pembentukan karakter membutuhkan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Ketika siswa diberikan kesempatan menjadi petugas upacara, mereka belajar menghadapi situasi nyata yang menuntut kesiapan, koordinasi, keberanian, dan rasa percaya diri.

“Pembentukan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori. Anak-anak perlu diberi ruang untuk mengalami, berlatih, melaksanakan tugas, kemudian belajar dari proses tersebut. Menjadi petugas upacara adalah salah satu bentuk pembelajaran karakter yang nyata,” ungkapnya dalam penekanan terhadap pentingnya pembiasaan positif di lingkungan madrasah.

Ia juga menilai bahwa keberhasilan sebuah upacara merupakan hasil dari kerja sama banyak pihak. Karena itu, setiap siswa perlu memahami bahwa kedisiplinan individu akan berpengaruh terhadap keberhasilan kelompok.

Menanamkan Nasionalisme dari Lingkungan Madrasah

Pelaksanaan upacara bendera juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan peserta didik. Pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan Pancasila, serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara menjadi bagian dari pembelajaran yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, madrasah memiliki tantangan untuk memastikan bahwa peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sikap santun, rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.

Upacara kemudian menjadi salah satu ruang sederhana namun bermakna untuk menanamkan nilai tersebut secara berkelanjutan.

Dua Kampus, Satu Semangat

Pelaksanaan upacara secara bersamaan di Lokal Selatan dan Lokal Utara memperlihatkan satu semangat yang sama: membangun generasi madrasah yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mencintai tanah air.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, MTsN 2 Probolinggo terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak berhenti pada pencapaian pengetahuan, tetapi juga menyentuh aspek sikap dan pembiasaan.

Sebab, pendidikan sejatinya bukan hanya tentang apa yang diketahui seorang siswa, melainkan juga tentang bagaimana pengetahuan tersebut membentuk sikap, perilaku, dan tanggung jawabnya dalam kehidupan.

Upacara Senin, 14 September 2026, akhirnya bukan sekadar catatan dalam agenda madrasah. Ia menjadi bagian dari proses panjang untuk menumbuhkan generasi yang mampu berdiri tegak dalam kedisiplinan, melangkah dengan tanggung jawab, dan tumbuh dengan karakter yang kuat.


KREDIT REDAKSI

Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout & Design: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah & Mauidzatul H.
Videografer & Editor: Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
43 Anggota Baru Resmi Bergabung, PMR MTsN 2 Probolinggo Bentuk Relawan Muda Berjiwa Kemanusiaan

Pelantikan Tingkat Dasar Dikemas dengan Pembekalan Sanitasi Kesehatan, Kepemimpinan, Pertolongan Pertama, hingga Outbound Pajarakan — Sebanyak 43 peserta didik anggota baru Palan

14/09/2026 09:47 WIB - Administrator
Menatap TKA 2026 dengan Lebih Siap: MTsN 2 Probolinggo Gelar Sosialisasi Bersama RuangGuru

Siswa Kelas IX Dipersiapkan Menghadapi TKA 2026, Penggunaan HP Diatur Ketat untuk Mendukung Simulasi dan Pengisian Data PROBOLINGGO — Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik

14/09/2026 08:29 WIB - Administrator
Afika dan Raihan Antarkan MTsN 2 Probolinggo Lolos OMI Tingkat Provinsi Jawa Timur

PAJARAKAN, 13 September 2026 — Prestasi kembali ditorehkan siswa-siswi MTsN 2 Probolinggo. Kali ini, dua talenta muda madrasah berhasil menunjukkan ketajaman berpikir dan kompeten

13/09/2026 20:58 WIB - Administrator
MTsN 2 Probolinggo Jalani Supervisi Pembelajaran dan Administrasi, Teguhkan Komitmen pada Pendidikan Berkualitas

MTsN 2 Probolinggo Jalani Supervisi Pembelajaran dan Administrasi, Teguhkan Komitmen pada Pendidikan Berkualitas Pajarakan, 11 September 2026 — Ruang kelas kembali menjadi pusat

11/09/2026 13:13 WIB - Administrator
JUMAT GO GREEN : MTsN 2 Probolinggo Gerakkan 750 Warga Madrasah, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Asri

Pajarakan, 11 September 2026 — Jumat pagi di MTs Negeri 2 Probolinggo tampil dengan wajah berbeda. Area taman dan ruang-ruang kelas di setiap sudut madrasah dipenuhi aktivitas war

11/09/2026 08:39 WIB - Administrator