• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

SATUKAN BARISAN, KOKOHKAN KEIMANAN: MTsN 2 PROBOLINGGO DAN MAN 2 PROBOLINGGO GELAR UPACARA HARI SANTRI 2026 TERPADU

KRAKSAAN — Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kepesantrenan menyatu dalam pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional 2026 yang digelar secara terpadu oleh MTsN 2 Probolinggo dan MAN 2 Probolinggo. Bertempat di halaman MAN 2 Probolinggo, upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan lebih dari 1.000 peserta yang terdiri atas pendidik, tenaga kependidikan, serta murid dari kedua madrasah.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarmadrasah sekaligus meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bertindak sebagai pembina upacara, H. Ernawiyadi, S.Ag., M.Pd., Kepala MTsN 2 Probolinggo yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN 2 Probolinggo, memimpin jalannya upacara yang diikuti peserta dari kedua lembaga pendidikan tersebut. Kehadiran ribuan peserta dalam satu barisan mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun generasi madrasah yang religius, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa.

Pelaksanaan upacara secara terpadu ini juga memperlihatkan bahwa semangat Hari Santri tidak berhenti pada seremoni tahunan. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat identitas santri sebagai generasi yang memadukan kedalaman spiritual, keluasan wawasan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

Ernawiyadi: Santri Harus Menjaga Agama dan Mengabdi kepada Bangsa

Dalam keterangannya, Ernawiyadi menekankan pentingnya menjadikan Hari Santri sebagai pengingat atas tanggung jawab generasi muda dalam menjaga nilai-nilai agama sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan jati diri santri yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, dan cinta tanah air. Peserta didik madrasah harus mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, penyelenggaraan upacara bersama MTsN 2 Probolinggo dan MAN 2 Probolinggo memiliki arti penting dalam membangun sinergi kelembagaan. Kebersamaan dalam satu kegiatan menjadi sarana menanamkan rasa persaudaraan, saling menghargai, dan tanggung jawab kolektif terhadap masa depan pendidikan Islam.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Karena itu, karakter yang kuat harus berjalan seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan kecakapan digital.

“Santri masa kini harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar nilai keislaman. Prestasi akademik, kecakapan teknologi, dan akhlak mulia perlu tumbuh secara seimbang,” tambahnya.

Erma Yuli Astutik: Disiplin dan Kebersamaan Dibangun melalui Keteladanan

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., menilai upacara terpadu tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan karakter peserta didik. Melalui kegiatan bersama, murid tidak hanya mengikuti tata upacara, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, penghormatan terhadap simbol negara, serta pentingnya menjaga kebersamaan.

“Upacara Hari Santri menjadi sarana pendidikan karakter yang nyata. Peserta didik belajar menghargai proses, menaati aturan, menjaga sikap, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai itu perlu terus dibiasakan agar tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan mereka,” tuturnya.

Erma menambahkan, keterlibatan murid dari dua jenjang madrasah memberikan pengalaman sosial yang berharga. Interaksi dalam kegiatan bersama dapat menumbuhkan rasa saling menghormati sekaligus memperluas pemahaman bahwa setiap warga madrasah memiliki peran dalam menjaga nama baik lembaga.

Baginya, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur melalui capaian akademik. Pembentukan karakter, kematangan sikap, dan kemampuan bekerja sama juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan.

Okky Buyung Firmansyah: Kolaborasi Menguatkan Citra dan Semangat Madrasah

Sementara itu, Okky Buyung Firmansyah, S.Pd., penanggung jawab bidang kehumasan, memandang pelaksanaan upacara Hari Santri secara terpadu sebagai wujud kolaborasi positif antarlembaga pendidikan di lingkungan madrasah.

Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini memperlihatkan bahwa madrasah memiliki ruang yang luas untuk membangun sinergi, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan semangat kolektif dalam menyelenggarakan pendidikan yang bermutu.

“Kolaborasi MTsN 2 Probolinggo dan MAN 2 Probolinggo dalam peringatan Hari Santri menunjukkan bahwa kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam membangun madrasah. Momentum ini bukan hanya mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa pendidikan karakter, nilai keagamaan, dan semangat kebangsaan harus terus berjalan beriringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kehidupan madrasah yang dinamis, berkarakter, dan terbuka terhadap kerja sama. Dokumentasi serta publikasi kegiatan diharapkan dapat menyebarluaskan pesan positif tentang peran madrasah dalam membentuk generasi muda yang berintegritas.

Lebih dari Seremoni, Menjadi Penguat Identitas Santri

Dengan jumlah peserta yang melampaui 1.000 orang, upacara Hari Santri 2026 terpadu ini menjadi gambaran nyata kebersamaan keluarga besar MTsN 2 Probolinggo dan MAN 2 Probolinggo. Dua lembaga pendidikan tersebut berdiri dalam satu barisan, membawa semangat yang sama: merawat tradisi keislaman, memperkuat karakter, dan menyiapkan generasi penerus bangsa.

Peringatan Hari Santri pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang sejarah perjuangan kaum santri. Peringatan ini juga menjadi ajakan untuk melanjutkan nilai perjuangan melalui pendidikan, pengabdian, kedisiplinan, dan karya nyata.

Dari halaman MAN 2 Probolinggo, pesan itu ditegaskan kembali: santri harus teguh dalam iman, santun dalam perilaku, unggul dalam pengetahuan, serta siap berkontribusi bagi masyarakat dan Indonesia.

Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout dan Desain: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan Editor: Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
HARMONI SUARA SANTRI DI ALUN-ALUN KRAKSAAN: PADUAN SUARA MTsN 2 PROBOLINGGO TAMPIL MEMUKAU PADA HARI SANTRI 2026

KRAKSAAN – Harmoni suara yang berpadu dengan semangat kesantrian mewarnai upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Kota Kraksaan, Kamis (22/10/2026). Tim Paduan S

22/10/2026 08:29 WIB - Administrator
GEMA AL-QUR’AN DAN SHOLAWAT WARNAI HARI SANTRI 2026 DI MTsN 2 PROBOLINGGO: MENEGUHKAN IMAN, MERAWAT TRADISI, MEMBANGUN GENERASI QUR’ANI

PAJARAKAN – Mushalla Kampus 2 MTsN 2 Probolinggo menjadi pusat kegiatan religius pada Selasa (20/10/2026). Seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan murid mengikuti Khotmil Qur&r

20/10/2026 10:02 WIB - Administrator
HARI SANTRI 2026: MTsN 2 PROBOLINGGO HADIR DALAM KHOTMIL QUR’AN, SHOLAWAT NARIYAH, DAN TASYAKURAN KANKEMENAG

PAJARAKAN – Menguatkan tradisi keilmuan Islam sekaligus merawat semangat perjuangan santri, Kepala MTsN 2 Probolinggo, H. Ernawiyadi, S.Ag., bersama jajaran Wakil Kepala Madrasah

20/10/2026 10:01 WIB - Administrator
41 HAFIZ DAN HAFIZAH MUDA MTsN 2 PROBOLINGGO MELANGKAH KE UNISMA: MERAYAKAN CINTA AL-QUR’AN DI WISUDA AKBAR JAWA TIMUR KE-7

PAJARAKAN – Sebanyak 41 murid MTsN 2 Probolinggo mengikuti Wisuda Akbar Jawa Timur Tahfidzul Qur’an Ke-7 yang diselenggarakan Rumah Tahfidz Center (RTC) Jawa Timur bersinerg

18/10/2026 13:19 WIB - Administrator
SIGAP SAAT DARURAT, PEDULI SESAMA: PMR MTsN 2 PROBOLINGGO ASAH KETERAMPILAN PERTOLONGAN PATAH TULANG

PAJARAKAN – Kepedulian tidak cukup tumbuh dari niat baik; ia membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan bertindak. Semangat itulah yang mewarnai latihan ekstrakurikuler P

16/10/2026 18:07 WIB - Administrator