• MTS NEGERI 2 PROBOLINGGO
  • MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

ESTAFET KEPEMIMPINAN OSIM RESMI BERGULIR: RAFA FAUZAN DAN MALAEKA QISYA PIMPIN GENERASI MUDA MTsN 2 PROBOLINGGO

Pelantikan Pengurus OSIM Periode 2026–2027 Menjadi Momentum Penguatan Demokrasi, Kepemimpinan, dan Karakter Murid

PAJARAKAN — Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab, keteladanan, dan kemampuan menggerakkan perubahan. Semangat tersebut mewarnai Upacara Pelantikan Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 2 Probolinggo Periode 2026–2027, Rabu, 4 November 2026.

Bertempat di Halaman Lokal Selatan, Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo, Pajarakan, upacara diikuti seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX bersama Bapak/Ibu guru dan tenaga kependidikan (GTK). Kepala MTsN 2 Probolinggo, H. Ernawiyadi, S.Ag., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus melantik kepengurusan OSIM yang baru.

Momentum pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab kepemimpinan baru dalam organisasi siswa. Setelah melalui proses pemilihan yang menjadi bagian dari pendidikan demokrasi di lingkungan madrasah, Muhammad Rafa Fauzan terpilih sebagai Ketua OSIM, didampingi Malaeka Qisya Putri Amin sebagai Wakil Ketua OSIM periode 2026–2027.

Pergantian kepengurusan tersebut bukan sekadar pergantian personel organisasi. Lebih dari itu, pelantikan menjadi simbol keberlanjutan regenerasi kepemimpinan sekaligus kesempatan bagi murid untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kepedulian terhadap lingkungan madrasah.

Kepala Madrasah: Jabatan Adalah Amanah, Kepemimpinan Harus Menjadi Keteladanan

Dalam amanatnya, Kepala MTsN 2 Probolinggo, H. Ernawiyadi, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa pengurus OSIM harus mampu memahami makna kepemimpinan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, OSIM merupakan ruang pembelajaran nyata bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi, mengambil keputusan, bekerja sama, serta membangun kedisiplinan. Karena itu, pengurus yang telah dilantik diharapkan tidak hanya aktif menjalankan program, tetapi juga mampu menjadi contoh positif bagi seluruh murid.

“Menjadi pengurus OSIM bukan sekadar memperoleh jabatan atau kehormatan, melainkan menerima amanah untuk melayani dan membawa perubahan positif. Tunjukkan kepemimpinan melalui tindakan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan. Jadikan OSIM sebagai wadah untuk berkreasi, berprestasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi madrasah,” tegas Ernawiyadi.

Ia juga berharap kepengurusan baru mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh warga madrasah, menyerap aspirasi murid, dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat. Dengan demikian, OSIM dapat menjadi organisasi yang aktif, inovatif, serta memiliki peran nyata dalam mendukung visi dan program madrasah.

Waka Kesiswaan: OSIM Harus Menjadi Ruang Tumbuh dan Berkarya

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Erma Yuli Astutik, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelantikan pengurus OSIM merupakan bagian penting dari pembinaan kesiswaan, khususnya dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial murid.

Ia menilai pengalaman berorganisasi memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar menghadapi tantangan secara langsung. Mulai dari menyusun rencana kegiatan, membagi tugas, membangun kerja sama, hingga mengevaluasi pelaksanaan program, seluruh proses tersebut menjadi bekal berharga bagi perkembangan karakter mereka.

“Kami berharap pengurus OSIM periode 2026–2027 mampu menjalankan organisasi dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan tanggung jawab. Jangan menjadikan OSIM hanya sebagai simbol kepengurusan, tetapi hadirkan program yang nyata, positif, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh murid. Bangun komunikasi, rangkul semua teman, serta jadilah penggerak kegiatan yang menginspirasi,” ungkap Erma.

Erma juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus OSIM, pembina, wali kelas, dan seluruh unsur madrasah. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap program organisasi berjalan terarah, selaras dengan kegiatan pendidikan, serta memberikan ruang partisipasi yang luas bagi murid.

Regenerasi Kepemimpinan, Awal Pengabdian Baru

Terpilihnya Muhammad Rafa Fauzan sebagai Ketua OSIM dan Malaeka Qisya Putri Amin sebagai Wakil Ketua OSIM menjadi awal perjalanan kepemimpinan baru. Keduanya mengemban tanggung jawab untuk mengoordinasikan organisasi, membangun kekompakan pengurus, serta menjembatani aspirasi murid dengan pihak madrasah.

Kepercayaan yang diberikan melalui proses pemilihan harus dijawab dengan kerja nyata. Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan program-program positif sekaligus menghadirkan gagasan segar yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan murid.

Di lingkungan madrasah, OSIM memiliki posisi strategis sebagai wadah pembinaan kepemimpinan dan pengembangan potensi peserta didik. Organisasi ini juga menjadi ruang praktik nilai-nilai demokrasi, seperti menghargai perbedaan pendapat, menerima hasil pemilihan, mengutamakan musyawarah, dan mengedepankan kepentingan bersama.

Pelantikan pada Rabu pagi tersebut sekaligus mengingatkan seluruh murid bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi. Kepemimpinan tidak selalu dimulai dari posisi tertinggi, tetapi dapat tumbuh melalui kedisiplinan, kepedulian, keberanian menyampaikan gagasan, dan kesediaan bekerja bersama.

Dengan dilantiknya pengurus OSIM periode 2026–2027, MTsN 2 Probolinggo kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi madrasah yang berkarakter, demokratis, kreatif, dan bertanggung jawab.

Kini, estafet kepemimpinan telah berpindah tangan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kepercayaan dapat diwujudkan menjadi karya, gagasan dapat tumbuh menjadi program, dan organisasi dapat menjadi ruang pengabdian bagi seluruh murid MTsN 2 Probolinggo.


TIM REDAKSI

Penulis: Juarnis Retno W.
Editor: Yudi Setiawan
Layout dan Desain: Ihya’ulumuddin
Publisher: Andri Yodha & Okky Buyung F.
Fotografer: Indah, Mauidzatul H.
Videografer dan Editor: Moh. Syaifullah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
DARI KELAS, MENYALAKAN API LITERASI: MTsN 2 PROBOLINGGO KUATKAN BUDAYA BACA DAN KETRAMPILAN BERBAHASA

Jum’at Literasi Bahasa Indonesia Libatkan Murid Kelas VII, VIII, dan IX; Guru Jam Pertama Dampingi Penguatan Budaya Literasi di Ruang Belajar PAJARAKAN — Literasi bukan sek

30/10/2026 08:24 WIB - Administrator
DISIPLIN BUKAN SEKADAR ATURAN: MTsN 2 PROBOLINGGO TANAMKAN KARAKTER DAN TANGGUNG JAWAB SEJAK DINI

Tim BK Bekali Murid Kelas VII Putra dengan Pemahaman Tata Tertib untuk Membangun Budaya Madrasah yang Tertib, Santun, dan Berkarakter PAJARAKAN — Pembentukan karakter murid tidak

30/10/2026 08:22 WIB - Administrator
GURU IPA MENEMBUS ERA DIGITAL: MTsN 2 PROBOLINGGO PERKUAT KOMPETENSI MENUJU MADRASAH GLOBAL

Pajarakan — Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru terus beradaptasi, berinovasi, dan memperbarui kompetensi profesional. Menjawab tantangan tersebut, MTsN

29/10/2026 19:09 WIB - Administrator
SATU SUMPAH, SATU BANGSA, SATU MASA DEPAN: MTsN 2 PROBOLINGGO DAN MAN 2 PROBOLINGGO KOBARKAN SEMANGAT PEMUDA INDONESIA

PAJARAKAN, PROBOLINGGO — Semangat persatuan dan kebangsaan menggelora di halaman Kampus 1 MTsN 2 Probolinggo, Pajarakan, Rabu (28/10/2026), dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Ha

28/10/2026 07:52 WIB - Administrator
DETEKSI DINI, GENERASI SEHAT: PUSKESMAS PAJARAKAN GELAR SKRINING KESEHATAN MURID PUTRI KELAS VIII MTsN 2 PROBOLINGGO

PAJARAKAN, PROBOLINGGO — Kepedulian terhadap kesehatan remaja terus diperkuat melalui kolaborasi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan lembaga pendidikan. Tim kesehatan Puskesm

27/10/2026 11:03 WIB - Administrator